Kemudian setelah beberapa saat kejadian tersebut, terlihat dari kejauhan, terihat seorang kakek yang sedang melakukan sesuatu. Kakek tersebut ternyata sedang mengambil bintang yang ada di pantai kemudian melemparkannya ke lautan. Kakek tersebut mengambil satu persatu bintang laut untuk menyelamatkannya. Sampai suatu ketika, ada seorang anak yang menghampiri kakek tersebut kemudian berkata dengan polosnya:
Untuk apa kake menolong bintang laut tersebut? percuma saja, jadi mana mungkin kake bisa menyelamatkan semuanya.
Namun sang kakek yang bijak tersebut tersenyum, kemudian menangapi pertanyaan si anak :
Memang kakek tidak bisa menyelamatkan semuanya nak, tapi paling tidak kake bisa menyelamatkan yang ini dan yang ini.sambil ia mengambil satu persatu bintang laut, dan kemudian melemparkannya ke ombak agar hanyut ke laut.
Renunggan
Terkadang, kita sering berpikiran untuk membantu orang lain dengan apa yang segala yang kita punya. Bagus memang, namun kala kesempatan besar tersebut tidak datang apakah kita harus berhenti menolong orang? Kadang kala, pikiran kita sendiri yang membatasi kita untuk melakukan hal hal kecil, yang terdakang hal kecil tersebut lah yang sebenarnya bisa dan mampu kita lakukan saat ini. Jadi tidak ada salahnya untuk melakukan hal kecil, paling tidak, kamu melakukan apa yang bisa kau lakukan.

betul sekali bang yang di contoh kan dari sang kakek.. di atas..
ReplyDeletememberi pertolongan terlebih ke pada sesama..dengan melakukan hal yg dianggap kecil...namun besar dampak nya ke sipenerima nya...
walaupun hanya sebuah senyuman... :)
renungan yang mendalam bang Riza... :)
@budi. ya gan, sebaiknya kita memikir kan apa yang bisa kita beri, bukan cuma yang kita rencanakan saja.
Deletekena pesannya. kena banget.
ReplyDeletejadi kita harus memulai hal2 kecil, melakukan hal-hal kecil, pasti akan sangat berarti pada akhirnya.
dan itu lakuin hal baek walopun itu terlihat sebagai hal kecil!~ dimulai dari sini (nunjuk dada) dan dari sini (nunjuk kepala) hehehe
ReplyDeleteboss pada kalimat "Namun sang kakek yang bijak tersebut tersenyum, kemudian menangapi pertanyaan si anak"
ReplyDeletemaksudnya MENANGGAPI bukan MENANGAPI hehe
sorry boss,kalau aq terlalu teliti :D
@reo adam. biasa gan, salah ketik. namanya juga ketik manual, anti kompas... hehehe
Deletemanep gan, jadi yang kita butuhkan sekarang adalah kerja nyata walau sekecil apapun yang bisa kita kerjakan
ReplyDeleteInspiratif sekali sahabat postingannya.
ReplyDeleteTerkadang kita mengira bahwa apa yang kita lakukan hanya sedikit. Tetapi bagi yang membutuhkan hal tersebut sangat berarti..
Ada innity juga yah sahabat...hebat atuh hehehe yang disamping dan bawah
terkadang kita sering melupakan kebaikan2 kecil, padahal efeknya sangat besar :D
ReplyDeleteterkadang kesuksesan itu malah timbul dari hal2 kecil yang kita lakukan sahabatku,,,,semoga sukses,,,,
ReplyDeletehal kecil kadang berdampak besar.. jangan ragu untuk membantu meskipun hanya pertolongan kecil....
ReplyDelete@yusradante. benar kalai kawan apa kata ente
Deletebetul kawan gue sepakat!. renungan yang sangat baik untuk kita baca, pelihara dan aplikasi dalam kehidupan sehari-hari. jangan berhentu melakukan sesuatu yang bermanfaat buat orang lain. besar ataupun kecil, semuanya sama!
ReplyDeleteyaps sobat, dengan segala keterbatasan kita, kita bisa memberikan sesuatu yang lebih untuk orang lain...
ReplyDeleteBerkorban tidak harus dengan sesuatu yg besar, berkorban dgn hal kecil jg tdk masalah...
ReplyDeleteT^T bener banget tuh om
ReplyDeletehal besar berawal dari hal kecil :)
Jika dapat dilakukan sekarang, janganlah ditunda sampai nanti, karena belum tentu nanti kita masih punya kesempatan untuk melakukannya, apalagi hal yang akan kita lakukan itu adalah kebaikan.
ReplyDelete"Kadang kala, pikiran kita sendiri yang membatasi kita untuk melakukan hal hal kecil, yang terdakang hal kecil tersebut lah yang sebenarnya bisa dan mampu kita lakukan saat ini" dapet banget Mas :)
@rudi arra. iya ya gan, kita sendiri yang sering membatasi pikiran itu ya. ehm, benr ente gan, :D
Deletecerita diatas mengingatkan kita supaya menjaga alam terutama laut
ReplyDeletesekarang atau tidak sama sekali
ReplyDeletewah iya , terkdang pikiran kita sendiri yang membatasi ... hhhmmm :D
ReplyDeletesadar ga sadar terkadang seperti itulah jalan pikiran , ntah dari pengaruh lingkungan atau apa, thanks udah share sob untuk renungannya...
aku ikut nimbrung bntar doank ya.. :D ehhe lama gk ketemu, templatenya ringan sob.. :D
ReplyDelete@unlimit. iya gan, makasih ya. ringgan juga ternyata ya. :D
DeleteRenungan .....
ReplyDeleteTerima Kasih gan
semoga saja saya bisa seperti kakek tersebut
ReplyDeletesepertinya ente sekarang udah sangat bijaksana ya.. banayak kumpulan cerita beginian :D
ReplyDeletemantap bang drieant.. haha klo nikah cari istri yang salehah ya :D
Yang besar itu awalnya dari kecil, dan hal kecil jika dikerjakan dengan sunguh sunguh akan menjagi bukan kecil lagi, itu kata pak mario teguh.
ReplyDeletebener banget tuh, lebih baik melakukan hal kecil yang bisa dilakukan dari pada kita ga berbuat apa apa,
ReplyDeletemantap lah ini gan :D
Bener banget, kadang saat kita ingin melakukan suatu kebaikan, kita masih terlalu banyak berfikir yang bisa2 kita membuat kita membatalkan niat untuk melakukan nya..
ReplyDeletekalau kita merasa bisa melakukan sesuatu yang baik, kenapa harus pikir panjang.. walaupun kecil dan tak seberapa itu lebih baik daripada tidak sama skali atau tidak berani berbuat :)
nice post brotha.. salam kenal ^_^
@little, harusnya jangan berfikir ya sis, ud lakukan aja. toh kebaikan ini. ya ga?
DeleteSaya bisa melakukan apa yang bisa saya lakukan.
ReplyDeleteTerimakasih sob....
ReplyDeleterenungan singkat dan bermakna...
"paling tidak kita melakukan yang kita bisa"