Tips Mengerjakan Psikotest

Share Article : Tweet This FB Share Email Share

oleh cerita anak kost on Thursday, July 5, 2012


Tips mengerjakan psikotest ini membahas bagaimana mengerjakan psikotest dan merupakan kelanjutan dari artikel sebelumnya tips menghadapi psikotest yang lebih membahas tentang persiapan sebelum psikotest. Sedangkan pada artikel ini, lebih ke bagaimana mengerjakanya supaya dapat hasil yang maksimal dalam mengerjakan psikotest.

Seperti kita tahu, bahwa psikotest masih menjadi momok karena banyak yang tidak lolos ketika diadakan test ini. Ada yang mengira bahwa psikotest ini berkaitan dengan like and dislike terhadap orang tertentu atau adanya titipan dari atasan. Namun pada dasarnya psikotest di buat dengan kemudahan dalam pengerjaan, semua soal telah di sesuaikan dengan bidang dan kriteria penilaiannya. Tinggal bagaimana mengerjakannya saja, oleh karenanya ikuti cerita anak kost dalam tips mengerjakan psikotest, apa saja yang perlu di lakukan.
Tips Mengerjakan Psikotest, strategi psikotest, mengerjakan psikotest, rahasia psikotest, trik psikotest, tips psikotest

1. Pahami Aturan Mainnya

Penting dalam psikotest adalah memahami instruksi dalam pengerjaan, termasuk pula bagaimana menjawabnya. Fatal kalau sampai anda melupakan ini, misalnya ada psikotest yang memang menjawabnya hanya dengan mengaris miring saja, sedangkan kalau garis miring dua kali (silang, seperti huruf x) berarti itu salah. Jadi kalau anda tidak memperhatikan ini dan kemudian menjawab dengan tanda silang semua, anda bisa bayangkan apa yang terjadi pada anda. So perhatikan baik baik cara menjawabnya.


Tips Mengerjakan Psikotest, strategi psikotest, mengerjakan psikotest, rahasia psikotest, trik psikotest, tips psikotest
Lalu untuk setiap soal pun memiliki karakteristik pengerjaan yang berbeda, so pahami itu. Terutama bagi anda yang baru pertama kali mengikuti psikotest, pahami benar benar cara memahami soalnya, kalaupun anda tidak paham, tanyakan saja daripada anda salah. Lalu waktu juga perlu di tanya, kadang ada yang membatasi setiap soal, kadang pula ada yang membatasi waktu untuk seluruh soal. Maksudnya kita di beri paket soal dan harus di kerjakan dalam dua jam, so jangan sampe terlena apalagi terlewatkan.

2. Kerjakan Dari yang Termudah

Hal yang paling penting dari psikotest kita di tuntut untuk mengerjakan secepat cepatnya dan juga tepat. Jadi faktor waktu akan sangat penting, kadang kita tidak di beri batas waktu tertentu namun cuma di beri kode bahwa waktu pengerjaan sudah selesai, biasanya sekitar 2-5 menit, so kita ga punya waktu untuk mikir terlalu lama. Kalau anda kira itu susah, tinggalkan saja, coba soal yang lain yang lebih mudah, klo belum bisa juga, lewati dan ganti yang lain. Jangan sampai terfokus hanya pada satu soal saja, akan memakan banyak waktu nantinya dan yang paling parah lagi, bisa membuat anda stres karena terus memikirkan soal yang tadi.

Hal yang sering terjadi mengenai masalah waktu adalah ketika mengahadapi psikotest yang berhubungan dengan hitungan, sejenis matematika dasar. Memang soalnya si mudah, cuma pembagian dan perkalian kadang pula penjumlahan, namun dari soal yang mudah itu sering membuat kita penasaran, soalnya ko jawabanya tidak ada atau tidak ketemu. Hati hati dengan hal ini, lebih baik, kerjakan yang lain saat anda tidak menemukan jawabanya, begitu pula dengan soal logika lainya. Kerjakan yang paling mudah dulu saja.

3. Jangan di Dipikir

Tips selanjutnya dari bagaimana mengerjakan psikotes adalah jangan di pikir. Soal psikotest itu di buat mudah ko, so jangan terlalu lama di pikir sampai sampai kita kehabisan waktu. Sekali baca, yakin jawabanya yang mana, ya ud, pilih aja yang itu. Dan jangan kembali lagi memikirkan hal itu kalau memang anda tidak punya banyak waktu. Kerjakan yang lainya, cari soal lainnya, yang sudah ya sudah, ga usah di pikir.


Tips ini penting ketika anda menghadapi psikotest untuk menilai kepribadian, biasanya ada 200an soal yang di bolak balik. Saya ga tau apa namanya itu, soalnya saya bukan orang psikologi, saya cuma penguna aja yang mau berbagi. Jadi kalau ada soal soal yang berhubungan dengan penilaian karakter, jangan sampe di pikir, soalnya kalau namanya karakter ko di pikir itu bukan karakter namanya, itu konspirasi. Namanya karakter itu ada dalam diri anda, so anda sudah bisa menebaknya tanpa harus memikirkannya, jadi ketika membaca soal dan melihat jawabanya sudah tebak saja mana yang kira kira paling mendekati, dan ga usah di pikri lagi. Semakin anda pikir malah hasilnya tidak sesuai dengan kepribadian anda sesungguhnya, ga usah memikirkan ini baik atau buruk, yang jelas kerajakan saja, toh penilaian karakter adalah keseluruah, bukan dari satu jawaban saja. Dan jangan kowatir dengan hasil akhirnya.

4. Jangan Terpengaruh Kawan

Dalam psikotest jangan berusaha mencontek atau melihat hasil teman, soalnya teman itu sendiri belum tentu benar. Setau saya dalam psikotest itu akan menilai karakter kita sesuai dengan yang di cari perusahaan, nah karakter kita kan belum tentu sama dengan teman sebelah. Bisa saja kita berbeda namun justru perusahaan sendang mencari karakter yang seperti kita, so percayalah pada diri sendiri.

Test yang berhubungan dengan terpengaruhnya kawan adalah kreaplin atau paulin, tau jenis psikotes ini? itu loh yang menjumlahkan angka yang lebar kertasnya menyerupai kertas koran. Kalau kita sedang mengerjakan ini, wah capenya bukan main, stres juga iya, apalagi kalau teman di sebelah kita mengerjakannya lebih banyak dari punya kita. Tapi kembali lagi ke prinsipnya, jangan terpengaruh terhadap orang lain, soalnya belum tentu mereka juga benar semua. Dan psikotest ini kan menilai ketahanan, jadi perbandingannya bukan seberapa banyak kita menjawab, tapi seberapa konstan kita dalam menjawab. So jangan terpengaruh kawan.

5. Tidak Semua Orang Punya Kemampuan Sama

Kadang kala ada orang yang unggul dalam sisi bahasa, kadang pula ada yang unggul dalam sisi spasial dan setiap orang tidak sama. Maka dari itulah di perlukannya psikotest, untuk mengukur kecenderugan kita ke arah mana. So kalau ada teman kita yang mahir atau banyak menjawab dalam soal tertentu sementara kita tidak, biarkan saja, toh sisi lain kita juga akan lebih baik. Karena setiap orang tidak sama.

6. Memanfaatkan Pengalaman

Pengalaman adalah guru yang terbaik, seperti itu kata pepatah. Ada benarnya juga untuk psikotest, misalnya anda pernah mengerjakan soal yang sama, biasanya istruksinya pun sama dan polanya pun sama, jadi anda sudah selangkah lebih maju, tidak perlu terlalu pusing lagi dengan soal itu, karena sudah pernah. Begitu pula dengan pengalaman, kita akan tau strategi dan persiapan apa yang harus di lakukan untuk menghadapi psikotest. Saya menulis ini pun karena pengalaman menghadapi beberapa psikotest, jadi saya tau bagaimana rasanya dan cerita anak kost membaginya untuk anda.

Contoh pengalaman yang kita gunakan dalam psikotest adalah seperti soal hapalan. misalnya kita di suruh menghapal beberapa nama seperti berikut.
Tips Mengerjakan Psikotest, strategi psikotest, mengerjakan psikotest, rahasia psikotest, trik psikotest, tips psikotest
Kalau kita punya pengalaman, kita ga akan menghapal semuanya, sebab yang di tanya hanya huruf depanya saja. So hapalkan hurup depannya saja daripada harus mengahapal semua nama di atas, itu lah gunanya pengalaman. Semakin sering anda mengikuti psikotest, maka akan semain paham soal nya sperti apa polanya, insyaaloh akan semakin besar kesempatan anda lolos di dalamnya.

7. Teliti

Teliti adalah faktor penting dalam mengerjakan psikotest. Karena psikotest di hubungkan dengan waktu, jadi kita harus pula mengerjakan cepat, maka kalau kita cepat dan tidak teliti, kita akan terkecoh dan hasilnya bisa tidak memuasakan.

Menghubungkan dengan point pertama, dimana dalam mengerjakan psikotest harus mendahulukan yang mudah maka faktor ketelitian amat penting. Misalnya, anda mengerjakan soal nomer satu, kemudian nomer dua sulit dan anda melangkah ke nomer 3 dan empat serta selanjutnya. bayangkan kalau anda tidak teliti dalam menjawab, anda mengisi urut dari satu, dua, tiga dan seterusnya padahal nomer dua tadi anda lewati. Kebayang kan betapa fatalnya apa yang anda kerjakan, kalaupun anda menyadari itu, anda pun akan kehabisan waktu karena harus menghapusnya dan mengulangi nya lagi dari awal. So telitilah dalam mengerjakan dan juga menjawab.

Semoga pengalaman cerita anak kost yang sedikit ini dapat membantu teman teman dalam menghadapi psikotest dan sekian tips mengerjakan psikotest.

Fariza Indrianto Cerita Anak Kost Updated at: Thursday, July 05, 2012

{ 58 komentar... read them below or add one }

Muro'i El-Barezy said... Reply Comment

trimakasih sob, tips menghadapi psikotes-nya, semoga nanti bisa bermanfaat buat ane, kalo perlu beginian tinggal mampir dimari lagi:}

cii yuniaty said... Reply Comment

tips'nya berguna banget nii....klo untuk sy tambahin lg, siapin juga fisik n mental sblm ngerjain psikotest.
kaya tidur yg cukup, usahain sarapan/makan dl....hehehe

Lulu Syifa Fauziah said... Reply Comment

Yahaa kalo yang nomor 2, itu gak cuma buat spikotest aja sama aja kayak ujian.
Bermanfaat sekali :D

Drieant said... Reply Comment

ok silahkan mampir lagi gan, kost ane selalu terbuka :D

Drieant said... Reply Comment

iya mba, yang itu perlu, sangat perlu malah. dan itu pernah saya bahas di artikel sebelumnya, tentang persiapannya.

Benny Dwi said... Reply Comment

mantap lah, buat yg mau kerja atau mau masuk kuliah penting tuh
nice share sob :D

Drieant said... Reply Comment

iya si, hampir sama. ya beda tipis lah, 11 12

cak oni said... Reply Comment

tips yang bagus sob,
emang intinya itu jgn terlalu di pikirkan karena bisa membuat stress
#smile

Bang Dayat said... Reply Comment

wahhh sumpah thenkyu banget nih infonya sobat...
saya lagi butuh nih tips :))
makasih banget dah

affanibnu said... Reply Comment

cocok untuk saya sebagai pencari kerja.. :D

*kenapasayabukakartu?!

Bung Penho said... Reply Comment

kalo semakin sering mengikuti psikotest itu artinya kita gak lulus2 sebelumnya heheheheee....!
btw, artinya kita sudah menerapkan kata "kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda" ato sebuah pepatah "bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian".

sc said... Reply Comment

wah, dapet ilmu baru nih dari point nomor 3
lumayan buat nanti test ...
Pas banget nih bang :)

Isnan Nugrah Lastiko said... Reply Comment

WKAWKAKWa kalo gw inget2 masa2 gw pas ikut psikotest waktu penerimaan mahasiswa baru,

gw ngerjain 1 soal aja ga selesai2 itu karena terlalu di pikirin, btul juga sih ga usah terlalu di pikir, en yg paling penting kerjakan yg termudah.. dan satu lagi musti teliti dan awas, soalnya banyakkan soalnya menjebak T_T

yg buat soal psikotest keren ya.. wkkwkw

setuju bgt nih sama tips nya , masuk ke realiti kehidupan gw..

Wastra Pribadi said... Reply Comment

Bener
Kalo Ane Dulu Psikotest
Jawab Ngawur Aja
:D

Oh Gitu.. said... Reply Comment

ooh jadi gitu ya gan.. keren ah si agan ini, sepertinya ahli banget masalah psikotest gitu.

Btw gan menurut ane ada yang bertentangna ni.. antara jangan dipikir ama teliti. hehehe. tentunya kalu mau teliti harus dipikir matang2. xixix. tapi entahlah ane gak pernah ikut psikotest, jadi maklum belum tau tipsnya.. oke gan kerenn ni. dan bahaya juga ni samapi di copas ama oh gitu. :p
hheehe tenang,, becanda gan :D

diniehz said... Reply Comment

okesip deh.. makasih tipsnya :D

alkatro com said... Reply Comment

berpengalaman bener, ane malah belon pernah ngerasain nyari kerja hihi
thanks sharenya sobat, komplit :)

Fauzi uz-ay said... Reply Comment

sepertinya yang ini udah pernah saya baca deh di sini ;D

Ririe Khayan said... Reply Comment

nah yang ini neh...pengalamannya waktu SmA tapi test intelegensia sih...hehehehe. Klo truely psikotest belum pernah ngalamii...#asyiikk

emmethe said... Reply Comment

ngekor komentar di atas sob Si Fauzi uz-ay ... hehe :D

nih kalo untuk tips yang terakhir itu kadang-kadang keliru sob, emang niatnya teliti tp entah kenapa jadi malah keliru, setelah tau ada yang salah nyesel, kesel sendiri .. hehe :D
ga tau karena emang otaknya pas2 kali yah ,, :D

Ilham Bachtiar said... Reply Comment

Teliti itu yang susah sob, pengenya buru-buru selesai aja hehe makasih tipsnya ntar bisa dipake kalau perlu

Bloge Wonk Cerbon said... Reply Comment

tips ini cocok gak ya, klo di terapkan sama tukang bubur ayam seperti ane :D

Rohis Facebook said... Reply Comment

ingat dlu waktu tes masuk STM... *smile

zachflazz said... Reply Comment

sehat. itu yang kemudian menjadi kunci saat mengerjakan tes ini.

Blog Keperawatan said... Reply Comment

Saya biasanya mngerjakan yang termudah dahulu, yang sulit-sulit belakangan

arief said... Reply Comment

Kalo saya sih udah 3 kali ikut tes psikotes, alhamdulillah semuanya lulus.

tes psikotes itu bukan mencari kepintaran, tetapi mencari karakter. dari sana juga seseorang dapat mengetahui potensi diri kita diletakkan di bidang apa. misalnya seseorang yang berpotensi untuk menganalisis belum tentu berpotensi dibidang pemasaran

Drieant said... Reply Comment

iya ne gan, perlu di ingat dan di catat

Drieant said... Reply Comment

iya gan, klo stres bikin ga kosentrasi jadinya :D
bisa cepet tua :))

Drieant said... Reply Comment

ok senang bisa membantu :D

Drieant said... Reply Comment

kejujuran emang menyakitkan gan :)) :hammers

Drieant said... Reply Comment

heheh, iya ya gan. hipotesa lo bner juga. logis tu, klo sering ngikutin psikotest itu ga lulus lulus ya. heheh. :))

tapi kan gan, klo lulus si lulus, cuma kerjaan kan ga cuma tes psikotest aja. ada test yang lain juga gan. jadi itu yang sulitnya.

Drieant said... Reply Comment

wah no 3 apa ya? ane sendiri lupa gan :))
ou itu, yang jangan di pikir. iya gan, ga perlu di pikir psikotest mah, nyantai aja. semakin di pikir semakin ga lulus :D

Drieant said... Reply Comment

iya ya, bner gan, yang jebakan juga banyak. jadi ga usah di pikir tapi juga harus teliti. gitu ya. :D, tenkyu nie dukungannya :D

Drieant said... Reply Comment

enak ya gan, di angap hiburan aja klo psikotest, jadi ga spaneng.. ya ga gan? :D

affanibnu said... Reply Comment

tunggu besok pagi kang.. saya udah jadwal ntar ada posting jam 2 malem.. :D

Drieant said... Reply Comment

itu dia gan, uniknya psikotest. teliti adalah harus, itu dalam rangka menjawab dan membaca soal. setelah kita jawab, ga usah di pikir lagi. gitu gan, jadi ya ga bertentangan, emang harus gitu, klo ga kita bisa kembali lagi ke soal itu dan akhirnya stres.

ini lah yang membedakan pola pikir orang yang cerdas, dengan orang yang mujur dalam psikotest. orang yang mujur, merka ga pernah ambil pusing dan mempertanyakan. klo orang cerdas, selalu memikirkan akhirnya malah ga lulus. rasain sendiri ya, ntar baru tau gimana bedanya, ok :D

karyakuumy said... Reply Comment

hallo mas,,baru bisa maen kesini nih..hehehe

Wah, kapan lagi yah saya tes psikotes.. trakhir SMA kelas 3 nih. :D

Stupid monkey said... Reply Comment

cocok ini, apalagi soal ketelitian gak dimana gak dimana sangat di perlukan, apalagi kl udah kerja sob :D

Masnady_Bloegreen said... Reply Comment

kunjungan lg sob...? sambil liat postingan baru nya...?

Kini Aku Tau said... Reply Comment

wah jadi gitu ya bang.. oke deh ! semoga aja masuk ke golongan mujur dan cerdas. hahaha :p
gabungannya makin oke mungkin. xixi

BlogS of Hariyanto said... Reply Comment

benar kawan..psikotest itu sebaiknya jangan terlalu dipikir..karena kebanyakan menggunakan nalar :)

seniman fotografi said... Reply Comment

thanks sob buat tips nya, sangat membantu sekali........^_^

Arriyadh Prayugo said... Reply Comment

Thanks kang tipsnya.. ane bisa siap2 kalo SNMPTN 2013 nanti ada psikotesnya :ting

Hzndi said... Reply Comment

tips yang cucok buat ane, terkadang ane malah pusing sendiri kalau ada ujian psikotest -__-

Mitos said... Reply Comment

Fiuhhh rasanya dah seabad ga komen disini nih... :D gimana kabar nya bro? heheheeh berhubung ane ga pernah ikut yang namanya psikotest paling ane setuju ma point jangan dipikir. :D buat apa dipikirin. kan test sederhana ini...

Anas said... Reply Comment

Makasih ya tipsnya.. Semoga ketika saya mengerjakan psikotest nanti bisa lolos dengan score memuaskan,

Rohis Facebook said... Reply Comment

kembali meramaikan... *smile

Nurmayanti Zain said... Reply Comment

nice sharing :)

anisayu said... Reply Comment

tipsnya bagus, jadi hilang rasa grogi, dan percaya diri semua tes bisa selesai teratasi...

sip... :)

alaika abdullah said... Reply Comment

tips yang sangat membantu nih sobs, pasti akan sangat berguna bagi rekan-rekan yang akan berhadapan dengan psikotest. Nice sharing. :)

Drieant said... Reply Comment

ya cuma membagi apa yang saya tau gan :D

Drieant said... Reply Comment

intelegensi justru saya belum pernah, katanya si beda beda dikit ma psikotest. tapi ga tau juga :D

Drieant said... Reply Comment

heheh, ya itu kdang emang sifat manusia kaya gitu. lagi di buru buru malah salah dan keliru, ya biasa itu. tinggal di perbaiki aja dah, ok gan :D

Drieant said... Reply Comment

ok gan, semoga tidak buru buru lagi ya. :D

Drieant said... Reply Comment

kalau sehat, itu mengenai persiapan sebelum menghadapi psikotest gan. sudah saya bahas di artikel sebelumnya. gitu. tenkyu gan :D

Drieant said... Reply Comment

iya gan, ud seabad ente ga kemari. ane mau maen ke ente ternyata kelum update, jadinya malu aja kalau mau berkomentar, di sangka nagih ntar. heheh. yaud, ane ke tempat ente sekarang. tenkyu gan :D

♥VPie◥♀◤MahaDhifa♥ said... Reply Comment

. . aq lebih suka pake feeling dari pada otak. cz aq belum beli otak. huhh. he..86x . .

barodast said... Reply Comment

bermanfaat banget gan...

Post a Comment