Menilai Karakter Dari Bola Mata

Share Article : Tweet This FB Share Email Share

oleh cerita anak kost on Wednesday, November 7, 2012


Menilai karakter dari bola mata. Ilmu menilai karakter dari bola mata ini saya dapetkan secara tidak senggaja dulu waktu aktif dalam bisnis. Dimana kita tau, ketika kita berbisnis kita akan sering untuk bertemu dan melakukan negosiasi dengan orang, apalagi kalau bisnisnya berkenaan dengan orang. Bisnis apa coba? MLM, ya itu dulu saya pernah menjalani itu dan saya pun mengambil beberapa manfaat di dalamnya termasuk dalam hal komunikasi dan karakter.

Kita lupakan bisnisnya dan kita fokus terhadap bagaimana menilai karakter dari bola mata. Sebenarnya ini ada tekhniknya, cuma saya lupa apa nama dan materinya, saya pun pernah di ajarkan dulu waktu ikut pelatihan CPR (communication and public relation). Namun saya akan menjelaskan dan memaparkan dengan cara saya apa yang saya tau.

Ada tiga karakter yang bisa di nilai dari bola mata, yaitu Auditori, Kinestetik dan Visual. Berbeda dengan artikel menilai karakter yang pernah saya bahas sebelumnya, dimana itu di nilai dari kepribadiannya dan melalu test. Menilai karakter dari bola mata ini sesuai judulnya, kita bisa mengetahui dengan melihat bola matanya. Sebenarnya pun bisa melalui test, namun cara paling sederhana menilainya adalah dengan matanya.

Menilai Karakter Dari Bola Mata

Cara Menilai Karakter Dari Bolamata

Untuk mengetahinya, kita bisa membuat orang yang ingin kita nilai karakternya supaya berfikir, lalu kita amati pergerakan bola matanya. Coba tanyakan sesuatu yang membuatnya berpikir, biasanya saya menanyakan
Kapan terakhir kamu sakit
Kalau dia bilang udah lama, tanpa memikirnya dahulu. Kita bisa tanya lebih detail, kapan kira kira, tahun berapa atau bulan berapa? setelah ia berpikir, kita melihat matanya apakah bergerak ke atas, di tenggah atau di bawah. Biasanya pergerakannya ke kanan dan kekiri.

Menilai Karakter Dari Bola Mata

1. Karakter Visual

Orang yang memiliki karakter visual, biasanya bola matanya ketika dia berfikir berada di atas. Bergerak ke kanan dan kekiri tapi ia memandang ke atas, orang jenis ini adalah orang visual. Karakter orang visual adalah ia yang suka dengan segala sesuatu yang terlihat bagus, mengkilat menawan atau apapun yang di pandang indah.

Keuntungan lain dari kita tau karakter seperti ini, kita bisa memberikan hadiah yang tepat. Misalnya, berikan ia berlian atau emas, yang berkilau. Kalau anda anak kost dan tidak punya uang, seperti saya ini, ya berikan sesuatu yang memang indah di pandang. Karena orang jenis ini memang lebih mementingkan sisi yang ia lihat.

2. Karakter auditori.

Orang yang memiliki karakter auditori, bola matanya biasanya berada di tengah tengah, jadi datar ketika ia berfikir. Orang jenis ini, ia lebih senang terhadap segala sesuatu yang menimbulkan suara. Ia senang di puji, di agungkan atau segala sesuatu yang dapat menyenagkan telinganya. Karakter jenis ini juga biasanya cepat belajar dari pendengarannya, ia kadang tidak memperhatikan apa yang di dengarnya tapi apa yang di ucapkan akan lebih tertanam.

Saya termasuk orang yang auditori, jadi ketika dosen menjelaskan maka yang saya lebih perhatikan adalah apa yang dia ungkapkan dan ucapkan daripada apa yang ia tulis. Dengan tau karakter seperti ini, ada pun bisa mengetahui cara mana yang lebih efektif anda belajar dan memahami. Untuk memotifasi orang jenis auditori, kita bisa mengajaknya dengan : 'ntar di sana enak loh, ada musik yang asik, suara burung yang merdu dan suara angin yang berdesis'. Ia akan lebih termotifasi dengan hal tersebut.

3. Karakter kinestetik

Karakter jenis ini adalah karakter yang lebih memandang suasana atau lingkungan. Suasanan yang romantis, suasana yang menyentuh dan lain sebagainya. Sisi perasaan dan lingkungan yang paling di perhatikan oleh orang karakter kinestetik. Kalau anda inggin mengajak karakter jenis kinestetik, berikan suasana yang redup, musik yang lirih tapi syahdu dan benar benar bisa di rasakan menari (saya sulit mendeskripsikannya, tapi mudah mudahan anda paham ya).

Selain dari bola mata, kita sebenarnya bisa menilai karakter seseorang itu dari kecenderugannya. Misalnya, mana yang sering anda pakai 'kelihatannya, kedengarannya, rasa rasanya'. Misalnya anda mengungkapkan demikian, 'kedengarannya menarik' berarti anda tipe orang yang auditori. Kalau anda bilang, 'kelihatanya bagus' berarti anda orang visual dan begitu seterusnya.

Satu lagi kalau anda ingin mengetesnya, misalnya ketika anda ingin memesan makanan di warung. Anda bilang, pak estehnya tiga ya (sambil menunjukan empat jari tanggan anda). Kalau nanti dia bawa empat, berarti dia melihat dari jari yang anda acungkan, dia tipe visual. Kalau dia membawa 3, berarti dia orang auditori, dia memperhatikan perintah dari apa yang dia denggar.

Itulah hal sederhana bagaimana menilai karakter, memang kadang sering tidak mudah untuk mempraktekannya dan menyesuaikan dengan lingkugan. Tapi paling tidak, kita tau kecenderugan orang tersebut dengan menilai karakternya dari bola mata.

Fariza Indrianto Cerita Anak Kost Updated at: Wednesday, November 07, 2012

{ 50 komentar... read them below or add one }

zachflazz said... Reply Comment

ilmu banget nih. cuma melihat bola mata kita bisa tahu karakternya. tapi ini sempat saya sesalkan. karena saya termasuk sial kalo soal mata ini. mata saya merah dan nggak bisa bening sampai sekarang. sorry, mungkin sisa-sisa saat yang lalu. dan saya paling nggak suka ketemu psikolog. pasti belum2 sudah memvonis saya karena mata.

Zevin said... Reply Comment

Wah... jd gitu toh, unik jg ya.
O... iya sob, klo orang yg kita ajak bicara tp matanya gk brgerak, itu tipe orang yg kaya gimana ya? Hehehe....

budi os 19 said... Reply Comment

Wah klw saya orang yg termasuk..jenis yg mana ya... :)

Bis klw sy bila slalu berdialog dg orang..ga tau mata saya selalu melotot ke lawan bicara sy..hehe

Tapi...boleh nih bang.jd nambah wawasan..buat beljr tahu karekter seseorang..

Bung Penho said... Reply Comment

waduhh...kalo berdasarkan url blog saya adalah lirik kiri kanan. tapi pandangannya gak tau kemana, bisa keatas ato kebawah. hmmm..jadi bingung gue termasuk dalam karakter yg mana?!!
mantap nih, pelajaran banget. tapi karna saya orgnya suka ngebahas jadi cara ini saya pastikan gak 100 persen benar. tau kenapa? dulu org menilai org jahat (pembunuh,pencuri,dll) dari raut wajah dan bentuk lekukan muka. tetapi zaman sekarang justru bertolak belakang. org yg wajahnya mirip malaikat bisa menjadi org yg paling jahat luar biasa...kira2 begitu bahasannya hehehe...
btw, ini tips baru buat gue..so gak ada kata lain selain thank atas infonya buat dijadikan referensi dlm menilai seseorang (walaupun gak 100% tentunya)

Dadi Heryana said... Reply Comment

alhamdulillah nemu ilmu baru lagi nih gan di sini, keren dah. jadi kita tahu bagaimana kita memperlakukan seseorang jika sudah tahu karakter orang tersebut.

Yuyud said... Reply Comment

Kalo saya yg karakter visual sob (kayaknya). Hehehe

Ferry Nurse said... Reply Comment

Ternyata melihat karakter seseorang bisa hanya dari melihat bola mata yah..ilmu baru bagi saya nih bang...

Benny Dwi said... Reply Comment

karakter saya yang visual, ketika dosen nerangin mending liat apa yang di tulis jadi ngerti hehe :D

agus bg said... Reply Comment

hebat ente sob.. dengan bola mata setidaknya bisa ditebak, bisa nggak ane minta sebuah penulisan dengan gaya menulis kita bisa tau juga karakter seseorang...

Fely Funakoshi said... Reply Comment

Ohhhh, gitu ya Om? Saya perhatiin, saya sendiri biasanya merem kalo lagi mikir keras. Lah, itu termasuk kategori yang mana? Hihihihihi....
tapi emang bener, sih, Om. Saya karakter visual (taunya waktu ikutan test IQ jaman SMA). Dan memang saya demen banget kalo dikasi benda dan pake blink-blink kayak mbak Syahrintul. hihihihihi

yusrandante said... Reply Comment

terima kasih ilmunya nih sob....

wah, kira-kira saya masuk ya mana ya..??

EYSurbakti said... Reply Comment

wakaka, gue salah satu karakter itu bang, dan lumayan tepat juga sih kayanya, mantep ":)

anisayu said... Reply Comment

hati2 dengan yang tatapan matanya tajam karena cahayanya pancarkan hipnotis...
jadi kapok saya lihat mata orang asing atau ga kenal kecuali yang udah kenal jadi tahu karakternya ga takut lagi hehehe :)

Mas Nady said... Reply Comment

wah mantap nih infonya sobat..? kira-kira saya masuk yang mana ya...?

teropongku.com said... Reply Comment

nah ini ilmu banget ini. bener-bener baru tau saya mas, hehe. dari bola mata bisa mendeteksi kebohongan juga kan ya? saya lupa sumbernya dari mana.

btw, tolong like artikel saya yang berjudul "Ternyata Banyak Hal Yang Saya Nggak Tahu" ya. saya ikud kontes ngeblog dan alhamdulillah masuk final. Selangkah lagi dapet Ipad, dan kebetulan hp saya lagi rusak. penilaiannya juga bisa berasal dari kepopuleran post dan jumlah share serta like ke jejaring sosial, makasih

cik awi said... Reply Comment

Kalau menurut Cerita anak kost gimana tuh karakter bola mata nya cik awi.. He..he..he..

nita said... Reply Comment

wah.. tak tahupun tentang ni..dengan melihat bolamata kita boleh menilai kerektor seseorang...

terima kasih atas ilmunya ^_^

Stupid monkey said... Reply Comment

duh, bola mata ane termasuk karakter yg mana ya ... coba dong liatin ... hehehhe ...:D

thanks share nya sob :D

Limit Post said... Reply Comment

gak tau tipe saya yg mana mas ~_~

emmethe said... Reply Comment

weeehhh kayanya ane yang ketiga gan hehe :D
suka musik dan mudah terharu hikhik ..
kalo liat film aja kadang ikut sedih hahah :D

ricoademandana said... Reply Comment

tipe bola mata saya sipit, nah disitu gak disebutin :(

catatan-r10.com said... Reply Comment

kalau tukang bohong, saat ditanya matanya muter2 ngelirk kesana kemari :D

Isnan Nugrah Lastiko Tiko said... Reply Comment

menambah wawasan untuk gue, thx.

system of blog said... Reply Comment

kinestetik kayaknya masuk kategoriku juga :D

netecno said... Reply Comment

wah gimana ya? ane masih lum paham nih :D

Yusup said... Reply Comment

teorinya sederhana,,, tapi prakteknya agak ribet kayaknya, harus banyak memperhatikan lawan bicara biar tahu karakternya,,

vmediakom said... Reply Comment

ane masuk karakter visual nih kayaknya hehehe.. :)
dapat ilmu baru nih, entar tak coba ngtes orang ah.

perakteknya agak sulit nih, kalo sampe gagal entar ane di ketawain, bilangnya kok tiga tapi jarinya empat :D

karakter kinestetik bola matanya gimana? Gak disebutin?

Yuyud said... Reply Comment

Mampir lagi kawan. .

nakusan said... Reply Comment

mampir sambil baca2 sob....

Planet Pengetahuan said... Reply Comment

hahahaha lirik sana lirik sini...

f4dLy :) said... Reply Comment

Gimana kalau matanya tidak bergerak, malah melotot gitu liatin kita bertanya?

Aku termasuk apa yah? sering bilang "kayaknya sih ini..."

Unlimit -Soft said... Reply Comment

maaf ya sob baru bisa kesini lagi.. :D

disave said... Reply Comment

Udah masuk jurusan psikologis nih Mas :)

Rupi Adam said... Reply Comment

wah, bener juga nih
tanya si doi ah
hihihi

cerita anak kost said... Reply Comment

@zac. hehehe, emang psikolog sedikit tidak menyenangkan, suga men zudge.

cerita anak kost said... Reply Comment

@zevin. ga mungkin ga bergerak, pasti bergerak. ente aja paling yang belum coba.? lihat dulu ntar pergerakan dominannya kemana,

cerita anak kost said... Reply Comment

@budi. heheh, jangan terlalu melotot bang, natar di sangka nantang :D

cerita anak kost said... Reply Comment

@bung peno. ya ini namanya kecenderugan, kalau 100% benar, dukun dong. la wong dukun aja kadang salah :D

cerita anak kost said... Reply Comment

@dadi. mudah mudahan bermanfaat gan :D

cerita anak kost said... Reply Comment

@agus bg. wah kalau untuk gaya penulisan, saya kurang bisa menebak walaupun sebenarnya mungkin bisa.

cerita anak kost said... Reply Comment

@fely. merem biasanya hanya sementara, ada sisi diaman dia mikir dan menggerakan bola matanya.

cerita anak kost said... Reply Comment

@teropongku. emang ada gan ilmu kaya gitu, ehm.. ntar ya suatu saat mungkin ta tulis lagi :D

cerita anak kost said... Reply Comment

@emmethe. heheh, iya gan. itu emang iya seperti itulah kinestetik, mudah terbawa karena yang di pakai perasaannya. :D

cerita anak kost said... Reply Comment

@r10. heheh. iya juga gan. :D

cerita anak kost said... Reply Comment

@yusup. jangan di bikin ribet gan. di praktekin dulu aja, di bwa simpel aja

cerita anak kost said... Reply Comment

@faldy. itu berarti dia belum berpikir gan, buat pertanyaan lagi yang membuat dia berpikir keras.

cerita anak kost said... Reply Comment

@rupi adam. heheh, coba aja gan. btw blog ente agak susah di koment ya. ane jadi susah untuk berkomentar gan. :D

♥VPie◥♀◤MahaDhifa♥ said... Reply Comment

.. kalo si dia menunduk terus gimana?!? jadinya gak bisa liat matanya donk. he..86x ..

Supercoolzz said... Reply Comment

iya gan bener juga itu gan.. pernah dibahas salah satu psikolog..:)

Payz0 said... Reply Comment

ooo

Post a Comment