Showing posts with label Dunia Kerja. Show all posts
Showing posts with label Dunia Kerja. Show all posts

Perbandingan Type Makan di Perusahaan

oleh cerita anak kost on Saturday, February 9, 2013

Beberapa type makan di kantor, atau perusahaan pernah saya temui. Sebenarnya agak bingung juga untuk memberi judul, yang ingin saya bahas adalah bagaimana jenis makanan yang sering ada di perusahaan. Paham maksudnya? Langsung saja ke pembahasannya dah kalau begitu.

Perbandingan Type Makan di Perusahaan

1. Type Prasmanan (kantin)

Nah beberapa perusahaan dan biasanya yang sekelas manufacturing, type makan siangnya adalah di kantin. Dimana kalau di kantin tersebut, di suguhkan berbagai macam pilihan dan menu yang berbeda beda, dan kita di persilahkan ngambil sendiri. Jadi bebas mau seberapa banyaknya, tapi untuk lauk biasanya di batasi, kaya ayam atau dagingnya tidak boleh dobel.

Perbandingan Type Makan di Perusahaan

Keuntungan dan kelemahan mengunakan sistem ini apa? kalau keuntungannya, makanan bisa sesuai porsi kita. Jadi kalau yang makannya banyak, dia tanpa malu malu ambil nasinya banyak dan kalau yang emang makannya dikit, dia ngambil sedikit. Jadi pas dan sesuai untuk ukuran mereka. Tapi, kelemahannya adalah yang datang terakhir biasanya akan kehabisan menu, jadinya ya cepet cepetan, siapa cepat dia dapat.

2. Type Kantin di Field

Nah untuk yang bekerja di pertambangan atau perminyakan, dimana wilayah kerjanya kadang di hutan atau di tempat tempat tertentu yang jauh dari peradaban. Makannya biasanya pula kantin, mirip dengan yang pertama. Bedanya, koki yang masak itu banyak dan dia terus memasak sampai dengan waktu nya makan selesai, bahkan lebih. Jadi ga akan khawatir kehabisan menu, soalnya menunya pun masih terus di masak dan di suguhkan terus.

Keuntungannya, wah banyak banget. Seperti yang pernah saya alami waktu di kondur petroleum, saya yang waktu itu hanya ikut untuk sementara senangnya minta ampun. Makanannya banyak, trus menunya bermacam macam, ada nasi goreng, ada roti, ada nasi putih dan lain sebagainya. Dan pilihan lauknya pun bermacam macam pula. Namun kelemahannya adalah bosen, soalnya mereka makan di sana tidak hanya siang, pagi dan malam pun makan disana. Namanya juga di lapangan, jadi biasanya mereka disana dua minggu, dan kemudian dua minggu lagi baru ke darat. Bisa kebayang kan, kalau selama dua minggu makanya itu terus dari pagi sampai sore. Apalagi kita tau jenis kokinya, dan biasanya masakannya pun tidak terlalu berbumbu alias ga nendang.

3. Type Katring

Perbandingan Type Makan di Perusahaan

Nah kalau yang makanan type katring, biasanya di kantor kantor. Jadi makanan sudah di pisah di kotak kotak tertentu untuk satu orang. Kelebihannya, tidak mungkin kekurangan menu, karena satu orang menerima satu dan tidak terpengaruh orang lain. Tapi kekurangannya, kalau nasinya sedikit, atau ada menu yang tidak kita sukai, kita tidak bisa apa apa? ya di terima aja segitu. So, kadang suka ada makanan yang sisa di tempat katring itu, sanyang aja dan mubazir aja melihatnya.

4. Type Beli Sendiri

Nah saya juga pernah mengalami kerja dimana makanya kita ya beli sendiri, kita tidak di sediakan dari perusahaan. Untungnya, kita bisa memilih makanan yan beragam di luaran. Kekurangannya, kadang cape juga kalau harus beli keluar, apalagi kalau pas hujan, ehm bikin males keluar aja. Dan yang paling menyiksa, kadang kita tidak mendapat jatah makan atau uang makan dari perusahaan, artinya kita harus memotong gaji kita untuk membeli makanan itu.

Ya semua itu ada kurang dan lebihnya si, dan semua itu pernah saya rasakan selama kerja di beberapa tempat belakangan ini. Semua punya rasa berbeda dan cerita berbeda, bagaimana dengan anda? kalau di kantor anda seperti apa type makanannya?
Selengkapnya → Perbandingan Type Makan di Perusahaan
drieant Cerita Anak Kost Updated at: Saturday, February 09, 2013

Membangun Usaha Sejak Kerja

oleh cerita anak kost on Sunday, February 3, 2013

Saat kerja, tidak ada salahnya kita mulai membangun usaha. Karena, kita tidak tau sampai kapan kita akan di butuhkan di tempat kerja tersebut. Mungkin bisa jadi si gajinya cukup, namun 3-10 tahun kedepan, masih cukupkah itu? belum lagi anak yang mungkin sudah makin besar dan juga butuh biaya lebih. Maka dari itu, tidak ada salahnya kita mulai usaha sejak kerja.

Membangung Usaha Sejak Kerja
Pertimbangan selanjutnya adalah, kita tidak akan pernah tau yang namanya kesehatan. Bisa jadi, pas di tengah jalan kita kurang sehat, darimana lagi sumber penghasilan kita selain dari usaha. Yang notabene, mungkin perusahaan sudah tidak menginkan kita lagi. Jadi tidak ada salahnya mencoba beberapa usaha seperti di bawah ini:

1. Binis Kontrakan

Bisnis kontrakan adalah usaha yang paling ideal, karena kita tidak perlu lagi bekerja. Seperti aset kalau Robbert Kiyosaki bilang. Soalnya kalau kita sudah punya kontrakan, orang yang menempati tinggal membayar ke kita. Jadi kita tidak perlu banyak bekerja, uang yang akan datang untuk kita. Begitulah orang yang punya aset.

Namun seperti kita tau, membuat kontrakan atau kost kost an itu tidak mudah. Perlu modal yang luar biasa, dan disitulah nilai kita bekerja. Kita bekerja keras di tempat kerja, kita kumpulkan uang lalu kalau ada rejeki lebih kita bangun aset berupa kontrakan. Lumayan nantinya penghasilanya bisa untuk menambah uang belanja, apalagi nantinya kalau sudah pensiun, anda tetap punya penghasilan yang lumayan dari kontrakan.

2. Dagang

Usaha yang paling ideal kedua adalah dagang. Bisa bermacam macam jenisnya, bisa yang kita buka toko di rumah. Kita yang nyari modal, kemudian belanja dan istri kita yang menjalankan sisanya di rumah. Bisa juga di pasar atau tempat temat tertentu. Mungkin si awalnya untungnya tidak terlalu besar, tapi kan yang penting bukan untungnya, toh kita juga masih bisa mengandalkan gaji. Tapi paling tidak kita memulai usaha, dari kita membuka warung kecil kecilan, kita jadi punya pengalaman apa saja yang dibutuhkan agar toko kita yang kecil ini bisa maju.

Membangung Usaha Sejak Kerja
Atau kalau anda tidak mau buka toko, bisa berdagang keliling. Menjual baju atau hal lain yang bisa jadi kita bawa ke kantor, atau tidak perlu membuka toko tapi orang lain tau kalau kita berjualan. Itu lebih mudah dan murah, yang penting ada pemasukan lain selain dari kerja di kantor.

3. Bisnis Dari Hobbi

Usaha yang lain adalah dari hobbi, hal hal sepele mungkin yang tidak terpikirkan tapi itu bisa di jadikan usaha. Tidak melulu karena uang si, bisa jadi karena ketentraman. Karena tentram itu mahal harganya. Bisa jadi, anda yang hobi musik bisa menjadi guru musik. Atau anda yang bisa mengajar, boleh lah untuk memberi training atau les.

Membangung Usaha Sejak Kerja
Atau dari hobi hobi yang lain. Hobi memelihara burung, bisa jadi itu menjadi lahan bisnis ketika ada teman lain yang mau atau minta di belikan burung. Paling tidak, kita menjadikan hobi kita tidak hanya sebagai hobi, tapi juga kita mulai memikirkan bisa tidak di jadikan peluang usaha.

Namu pada akhirnya, anda juga yang harus pandai mengatur waktu. Jangan sampai usaha kecil kecilan yang anda bangun malah menggangu pekerjaan anda di kantor dan membuat performa kerja anda menjadi jelek. Saya kira sudah saatnya anda Membangun usaha walaupun anda kerja
Selengkapnya → Membangun Usaha Sejak Kerja
drieant Cerita Anak Kost Updated at: Sunday, February 03, 2013

Berapa Besar Gaji Ideal

oleh cerita anak kost on Thursday, January 24, 2013

Berapa gaji yang kamu inginkan atau kamu bayangkan di perusahaan? sudah kah itu sesuai?. Nah berbicara gajih, sepertinya tidak akan ada habisnya disamping itu pula berapa si sebenarnya gajih ideal itu?

Gaji itu relatif, tidak bisa di ukur hanya dengan nilai rupiah saja. Sebagi contoh, kamu sekarang di gajih misalnya 2 juta, apakah itu besar atau tidak? itu pun tergantung. Tergantung pembandingnya. Kalau kamu membandingkan dengan gajih orang yang bekerja sebagai bos, atau orang yang kerja di oil company misalnya, mungkin gajih segitu di bilang kecil. Tapi kalau kamu bandingkan dengan gajih nya para buruh, seseorang yang susah payah mencari uang dengan menjual keringat. Gaji dua juta boleh di bilang besar. Disamping itu tergantung tempatnya pula, kalau di daerah, gaji segitu pun sudah lebih dari cukup untuk sekedar hidup.

Berapa Besar Gaji Ideal

Namun kembali lagi dengan sifat manusia yang tidak pernah puas, di gajih berapapun akan selalu kurang dan terasa kurang. Andai kan kamu di gajih 5-10 juta perbulan pun, aku rasa kamu akan masih terasa kurang. Dan itulah sifat manusia yang memang tidak pernah puas.
Tapi saya katakan, berapapun gajih mu, itulah yang pantes untukmu dan kamu akan cukup dengan uang itu. Sebagai contoh, kalau kamu di gaji 2 juta, maka kamu pun akan masih bisa makan dan berbelanja. Makan secukupnya di warteg atau tempat makan tertentu. Kemudian menabung sejumlah tertentu dan akhirnya habis juga. 

Seberapa Besar Gajimu

Sekarang lihat orang yang di gaji 7 juta, mereka pun gajinya akan habis juga. Mereka yang gajinya tinggi, pola hidupnya pun akan tinggi dan yang di beli di kelas kelas tinggi pula. Makan di restoran atau sekedar belanja di mall misalnya. Tapi toh pakain yang di beli itu itu juga, mungkin yang orang gajinya pas dia belinya di pasar. Orang yang gajinya tinggi belinya di mall. Toh sama sama pakaian kan? disamping itu mereka membayar harga lebih mahal karena pajak untuk mall dan untuk gengsi mereka.

Orang yang gajinya gede, mereka akan tinggal di kost yang harganya lebih mahal. Otomatis gajinya pun juga secara proporsional terkuras juga. So berapapun gaji kita sekarang, itulah yang pantas kita nikmati. Kita syukuri.

Belum tentu gaji besar pun berkah, mungkin gaji yang seadanya pun boleh di bilang berkah. Masih bisa menabung, masih bisa bersodakoh dan yang penting sehat. Kalau gaji besar, bisa jadi dia terlilit hutang, punya masalah dengan kredit ini dan itu dan lain sebagainya. Belum lagi kalau dia sakit, bisa jadi gajinya pun habis.Sebab, yang namanya rizki kerjaan, itu tidak bisa kita paksaan. Semua itu karunia, bisa aja kita yang kemamuannya kurang, eh dapet kerja yang enak. Ada juga yang orang pinter, eh dapet kerja yang ternyata biasa aja. Semua itu adalah rahasia ilahi, kita ga akan pernah tau, yang bisa kita lakukan adalah berusaha dan mensyukurinya.

Sikap Terhadap Besarnya Gaji

Berapa Besar Gaji Ideal
Jadi sebenarnya bukan bepara gajih kita, tapi keberkahan di dalamnya. Soalnya, sekalipun anda punya percetakan duit, yang namanya berkah itu sulit di dapat. Berkah tu ga cuma duit, bisa kelancaran usaha, kelancaran kegiatan dan kebahagian, ketenangan dan juga kesehatan. Dan itu semua goib, tida bisa di ukur oleh besarnya gaji.

So nikmatilah hidup ini, yang terpenting adalah menysukurinya. Karena dengan mensyukurinya, kita akan di tambah nikmatnya oleh Alloh. Dunia ini akan selalu berputar, mungkin saat ini kita gajinya pas pasan, beberapa tahun yang akan datang, bisa jadi kita yang berada di puncak. So, berusahalah untuk selalu menyukuri dan tidak mencari cari berapa gaji yang ideal
Selengkapnya → Berapa Besar Gaji Ideal
drieant Cerita Anak Kost Updated at: Thursday, January 24, 2013

Bisnis Fotocopy Untuk Mahasiswa

oleh cerita anak kost on Monday, December 31, 2012

Salah satu alternatif bisnis untuk mahasiswa ya bisnis fotocopy ini, suatu bisnis yang pernah saya jalanin dulu waktu kuliah. Sesuai namanya, pasti menggunakan sarana fotocopy namun jangan di bayangkan kita mempunyai atau membeli mesin fotocopy. Bisnis fotocopy di sini kita hanya sebagai perartara atau koordinator lalau kita serahkan semuanya ke tukang fotocopy.

Bisnis Fotocopy Untuk Mahasiswa

Alesan Kenapa Mahasiswa Harus Berbisnis

Yang namanya mahasiswa harus pintar pintar cari cara agar dapat pemasukan, apalagi yang anak kost. Jelas kerasa kalau hanya mengandalkan jatah dari orang tua, makanya ga ada salahnya kita mencoba bisnis. Salah satunya dengan bisnis fotocopy ini atau bisa bisnis pulsa untuk mahasiswa seperti yang dulu pernah saya ceritakan. 

Bisnis fotocopy ini sebenarnya adalah kegiatan yang awalnya tidak saya sengaja kalau boleh jujur. Dulu cuma ingin membantu teman dalam memfotocopy diktat, karena dia sembari kerja jadinya saya yang punya waktu ngangur tak apalah membantunya. Namun saat saya menyerahkan fotocopy diktat tersebut, ternyata ada teman lain juga yang minta untuk di fotocopykan.

Awal mula bisnis fotocopy saya

Awalnya si saya lugu dan jaim juga, saya hanya mengambil harga sesuai dari tukang fotocopy. Setelah jadi, buku saya bawa ke kelas, dan dari sanalah saya mulai berpikir untuk sedikit mencari uang lelah. Karena setelah saya bawa, cape juga membawa ke kelas buku buku yang telah di fotocopy. Apalagi kala itu bukunya tebal tebal. Saat itu saya ga mematok harga si, cuma bilang 'harganya segini, tapi kalau mau di tambah uang lelah untuk membawa ya tidak apa apa'

Namun ternyata orang indonesia suka yang praktis dan gratis, jadi mereka pun hanya membayar seadanya sesuai harga dari fotocoyan. Wah saya pikir, cape juga kalau gini terus, akhirnya pada kesempatan berikutnya, saya ga bayak tanya langsung saya patok harga sedikit lebih mahal, ya itung itung sebagai ongkos membawa buku itu ke dalam kelas. Lagi pula kan saya juga yang mengkoordinasikan fotocopy tersebut, jadi kadang pun kalau yang pemesan tidak datang otomatis bukunya saya bawa pulang lagi, nah di situ lah sebagai nilai usaha dan imbalan yang saya kira pantas. Dan ternyata, mereka pun ya menggangap wajar dan tidak komplain, mungkin mereka pun juga sama sama ngerti. Mereka ga perlu repot, jadinya ya mereka harus bayar sediki lebih mahal.

Potensi Penghasilan Bisnis Fotocopy

Potensi penghasilannya cukup lumayan, paling tidak saya dapet modul gratis dari hasi fotocopy ini ditambah sediki uang saku. Yang mendukung lagi, ibu saya juga punya usaha di rumah jadinya saya bisa sharing ke beliau berapa idealnya saya ambil untung. Beliau bilang, 'paling tidak kamu ambil untung 10%', besar juga saya pikir. Tapi terus terang saya tidak mengambil untung sebesar itu dari bisnis fotocopy ini.

Berapa si potensi penghasilan dari bisnis fotocopy ini, coba kita hitung ya. Misal modul yang akan di copy harganya 46.000,- maka saya akan mengenapkanya menjadi 50.000,-. Nah kalau ada dua puluh lima orang saja yang memesan di dalam kelas, maka untungnya yang bisa di peroleh adalah 4.000,-*25 = 100.000,- Uang seratus ribu itu bisa buat beli modul sendiri harganya 46.000, sisanya 54.000 bisa untuk tambahan uang jajan.

Bisnis Fotocopy Untuk Mahasiswa
Itu baru saru modul dengan perkiraan yang memesan 25 orang saja. Coba kalau di dalam kelas ada 100 orang, 50 orang yang pesan aja udah lumayan sekali. Belum lagi kita tau kalau di kuliahan satu semester itu lebih dari satu modul, artinya kita bisa kebanjiran order juga. Belum lagi kalau semester berikutnya harus fotocopy lagi, kalau kita ud di percaya, wah itu bisa jadi sumber pemasukan untuk tiap semester tu. Lumayan kan, jadi saatnya mencoba untuk bisnis fotocopy untuk mahasiswa.

Keuntungan Lain dari Bisnis Fotocopy Untuk Mahasisswa

Keungulan kedua bisnis ini tidak memerlukan modal kita hanya perlu menjalin hubungan baik dengan si pemilik fotocopi sehingga kita bisa ambil barang dulu, bayar belakangan. Namun tetap butuh modal awal, yaitu untuk fotocopy. Biasanaya si saya mematok harganya dulu, misalnya 50 ribu. Nanti mereka bayar dulu, lalu setelah saya kumpulkan baru saya copykan diktat tersebut ke tukang fotocopy sambil nanya harga aslinya berapa. Kalau harganya lebih murah, nanti saya kembalikan duit tersebut. Kalau ternyata lebih mahal dari limapuluh ribu, ya mereka nantinya suruh nambah kekurangannya.

Yang menguntungkan lagi, kadang kita juga bisa minta jatah dari si tukang fotocopy. Soalnya, omset yang kita datangkan ke dia juga besar. Bayangkan, saya pernah sehari fotocopy dengan nilai omeset 3 juta. Wah bisa untung besar tu tukang fotocopy.

Berbicara bisnis, pasti ada perjuangan yang perlu kita lakukan. Di bisnis fotocopy ini pula kita harus pandai pandainya mengatur uang, jangan sampai orang yang sudah bayar kita lupa catet atau ada orang yang lupa kita pesankan. Itu bisa menjadi masalah besar karena bisa bisa uang kita sendiri pun terkuras di dalamnya. Seperti yang sebelumnya teman saya pernah lakukan.

Jadi sebenarnya dalam bisnis fotocopy ini teman saya ternyata lebih dulu terjun, namun ternyata gagal dia karena management keuangannya yang kurang baik. Dia bilang, 'bukan untung malah buntung' ya karena dia ada yang keliru mencatatnya, atau paling tidak tidak disiplin.

Namun semua itu bukan halangan, lama kelamaan kita bisa menyempurnakan metode kita dalam mengelola bisnis fotocopy ini. Ya itung itung latihan bisnis lah, siapa tau kita memang nantinya terjun di dunia bisnis sungguhan kita jadinya tidak kaget.
Selengkapnya → Bisnis Fotocopy Untuk Mahasiswa
drieant Cerita Anak Kost Updated at: Monday, December 31, 2012

Sikap Saat Pertama Kali Kerja

oleh cerita anak kost on Wednesday, December 26, 2012

Pertama kali kerja, merupakan hal yang paling menyenangkan oleh karenanya perlu di imbangi dengan sikap yang baik. Kenapa pertama kali kerja itu menyenangkan, sama seperti hal hal yang lain ketika kita pertama kali melakukannya. Walaupun grogi, tapi disitulah kita dapat pengalaman yang baru dan berhaga, paling tidak kita akan mendapat duit dari hasil kerja keras kita sendiri, ya ga?
Pertama kali kerja, adalah hal yang amat vital. Bukan seberapa besar gaji yang kita dapatkan dan bidang yang kita kerjakan, namum masalah sikap. Sikap untuk mengalahkan idealisme kita ketika kita sekolah atau berstatus mahasiswa.
Sikap Saat Pertama Kali Kerja

Ketika kita kuliah, kita mungkin menginginkan nanti kalau kerja akan mendapat gaji sekian, fasilita ini dan itu serta berbagai harapan yang lainnya. Bagus memang, artinya kita bercita cita dan berangan angan. Namun yang namanya kerja, itu adalah sebuah rizki, sesuatu yang memang menjadi rahasia ilahi yang termasuk juga maut dan jodoh. Kalau yang namanya jodoh, kita kan ga tau siapa akhirnya menjadi pendamping kita, bisa aja kita ud pacaran lama eh ternyata putus. Sedangkan yang baru kenal, bisa aja malah jadi istrinya. Jadi jodoh itu pun misteri sebagai mana layaknya kerja.

Kita bisa aja mengharap hal yang besar dari perkerjaan, bidang kerja yang sesuai background misalnya. Namun, kadang emang kerjaannya lagi belum ada atau mungkin kita tidak masuk kualifikasi ketika diadakan seleksi jenis pekerjaan tersebut. Nah disitulah sisi kita untuk mengalahkan ego kita, mengalahkan idealisme dan mimpi mimpi kita.

Saya punya teman di kalangan lulusan dari universitas ternama seperti ITB, UI atau ITS. Ketika mereka dalam masa masa akhir kuliah, mereka kadang sering berbicara tentang harapan dan kerjaan kedepan. Namun ketika mereka lulus, mereka baru merasakan sulitnya mencari kerja dan kenyataan yang saya tau, mereka ternyata kerja di tempat yang boleh di bilang tidak jauh dari apa yang mereka angankan dahulu.

Ya boleh lah kita menginginkan gaji 5 juta, di Oil Company, fasilitas ini dan itu. Namun kembali lagi, rizki (kerjaan) itu barang yang misteri, kita ga akan pernah tau. Jadi ketika ada kerjaan di depan kita, lebih baik terimalah itu dan nikmati lah disitu sambil mengerti seperti apa yang namanya kerja, seperti itulah sikap ketika pertama kali kerja.
Setelah kalian menggerti seperti apa kerja, bagaimana lingkungan dan kegiatan di dalamnya. Baru nanti kalian akan lebih menghargai yang namanya kerja.
Sikap Saat Pertama Kali Kerja
Setelah dapet duit, terserah dah mau di apain aja. kalau kita biasanya selalu mengandalkan duit dari orang tua, dan kalau beli apa apa musti ijin atau bahkan kadang minta jatah lagi. Sekarang sudah tidak, semua bebas kita mau beli apa asal cukup aja duitnya, hehehe. Hal yang menarik lainya ketika kerja adalah, kita sudah tidak lagi perlu menghapal seperti layaknya di sekolah. Jadi, sedikit lebih enak.

Namun tidak mutlak lebih enak di banding dengan sekolah, di kerja pun kita punya tantangan baru yang berbeda dengan dunia sekolah. Masih tetap ada ujian, terutama dari atasan atau kalau sedang di kejar deadline. Masih pula harus belajar hal hal baru yang bisa jadi sangat berlainan dengan dunia pendidikan ketika kita kuliah.

So, semua kembali kepada anda. Ada yang menanti pekerjaan yang di impikan sehingga beberapa pekerjaan yang ada di depan mata di tolak, padahal kejaan yang di angankannya pun belum tentu menjadi miliknya. Ada juga yang punya sikap, apapun kerjaan yang pertama kali menerima saya, itu saya akan lakukan. Semua itu tergantung sikap anda, yang harus dipahami bahwa kerjaan adalah rizki, yang penting kita harus memiliki cara padang dan sikap yang benar saat pertama kali kerja.
Selengkapnya → Sikap Saat Pertama Kali Kerja
drieant Cerita Anak Kost Updated at: Wednesday, December 26, 2012

Untuk Apa Sekolah Tinggi Tinggi

oleh cerita anak kost on Saturday, December 1, 2012

Apa gunanya sekolah tinggi tinggi, Untuk apa sekolah tinggi tinggi, si Anu aja sarjana masih ngangur juga! pernah mendengarkan oceha seperti itu? atau jangan jangan anda juga mengalaminya. Kenapa si pekerjaan selalu di disandingkan dengan pendidikan, padahal pendidikan yang tinggi tidak menjamin pula adanya pekerjaan. Perkerjaan itu soal rejeki ko, soal minat dan bakat. Tidak bisa di paksakan, kala waktunya datang ya itulah rejeki, baru kita kerjakan. Kalau belum ada ya mau gimana lagi?

Sebenarnya pekerjaan itu banyak, tapi sedikit pekerjaan yang di gaji. Nyapu ngepel beres beres ngeblog dan itu kerjaan ko, tapi memang belum di gaji. Sebenarnya kan pandangan orang adalah kerjaan yang menghasilkan uang, dan ngemis pun menghasilkan uang, tapi apakah anda mau?

Untuk Apa Sekolah Tinggi Tinggi

Pendidikan Tinggi dan Pekerjaan

Pendidikan tu ga ada hubungannya dengan kerjaan ko, cuma menunjang. Orang yang tidak berpendidikan pun bisa dapat kerjaan, ngemis tadi misalnya. So buat apa anda repot repot belajar hanya untuk cari uang? ini sebenarnya paradigma yang keliru. Otak kita di dikte selalu dengan yang namanya uang, sehingga ketika mencari ilmu pun di kaitkan dengan uang.

Ketika sarjana belum mendapat kerja, bukan berarti pendidikannya yang keliru. Hanya saja mungkin ia belum berminat dengan apa yang di tawarkannya (sebenarnya si karena memang belum behasil tesnya, atau belum dapet kerja, heheheh. Tapi ok lah kita perhalus dengan belum minat di bidangnya, heheh). Kerja itu masalah rizki ko, kan 3 hal yang mejadi misteri, jodoh, maut dan rizki.

Sekolah lah yang Tinggi Bukan Karena Uang

Untuk Apa Sekolah Tinggi Tinggi
Jadi jangan lah belajar karena uang, tapi karena kesenangan. Kalau kita selalu mematok sarja dengan keja, wah yang ada bisa stres. Apalagi dengan minimnya lapagan kerja, kenapa nga kita bikin kerjaan sendiri, justru bisa bermanfaat nantinya. Sukur sukur jodoh juga bisa ngikut di dalamnya, kan lumayan.

Kejaan juga ga harus sesuai pendidikan ko, bisa jadi ia latar belakannya teknik tapi jadi pedagang. Apalagi kalau sampe untung besar, justru orang akan heran. Tapi kebanyakan malah sinis, 'ngapain juga sekolah tinggi kalau ujung ujungnya jadi pedagang' nga ada salahnya ko sekolah tinggi. Justu dengan sekolah tinggi kita bisa tambah relasi, siapa tau ada teman kita yang jadi direktur di bank, kan bisa minta suntikan modal. Ya ga?

Pendidikan tinggi itu sebenarnya yang membedakan adalah pola pikirnya. Kalau orang yang pernah mengeyam pendidikan tinggi itu biasanya pola pikirnya lebih terbuka dan tidak kaku, lebih bisa menerima argumen dan perbaikan. Namun, kalau orang orang yang hanya pendidikan pas pasan, biasanya agak kaku walau usahanya sudah besar sekalipun. Itu yang saya alami, entah juga kalau dari pengamatan anda.

Namun alangkah baiknya kalau kita bekerja yang sesuai bidang, di hal yang kita senang. Pendidikan hanya mendukung apa pekerjaan kita, dengan pernah kuliah kita akan terbiasa untuk berpikir sistematis, memecahkan masalah dan menghadapi orang lebih baik sesuai disiplin ilmu yang kita miliki. Dan semuanya itu ga percuma ko, selalu ada bekasnya. So,

Belajar lah karena senang, jangan belajar karena uang.

Selengkapnya → Untuk Apa Sekolah Tinggi Tinggi
drieant Cerita Anak Kost Updated at: Saturday, December 01, 2012

Adaptasi di Tempat Baru

oleh cerita anak kost on Monday, October 29, 2012

Bagaimana cara adaptasi di tempat baru, misalnya ketika baru pertama kerja? atau tempat lain seperti baru masuk universitas misalnya. Adaptasi mutlak perlu dilakukan bila kita memasuki dunia baru dan kalau kalau kita mau bertahan. Seperti konsep Charles Darwin, "yang lemah akan binasa yang kuat akan bertahan" Pertanyaan sederhana, bagaimana supaya kuat? ya kita beradaptasi agar kita bisa menyesuaikan diri dengan lingkuangan.

Bentuk adaptasi paling sederhana adalah dengan kita mengenalkan diri kepada lingkungan. Dengan mengenalkan diri terhadap lingkungan, lingkungan nantinya akan memperkenalkan kepada kita. Bagaimana bisa? Misalnya, kita baru di kampus, kita tidak tau dimana dan bagaimana mengurus pendaftaran ulang dikampus, apalagi kita orang baru dan bukan dari daerah tersebut ditambah kita tidak punya taman sama sekali. Yang perlu kita lakukan hanyalah bekenalan dengan salah seorang dari mahasiswa yang sama sama baru, darinya kita akan merasa senasib sepenangungan dan kita akan mencari tau bersama.

Sukur kalau yang kita ajak kenalan adalah orang asli dari daerah tersebut, dia akan mengenalkan kepada teman temannya dan tentunya kita akan dikenalkan pada lingkungan yang baru. Dari situ kita akan mengenal dimana tempat kost, dimana tempat makan dan tempat tempat lainya yang belum kita ketahui.

Lalu bagaimana adaptasi di tempat kerja? yang kita sendirilah yang menjadi orang baru di sana sedangkan tidak ada yang masuk bareng dengan kita. Dimana orang orangnya baru, lingkungannya baru dan pergaulannya baru yang kita sendiri belum pernah sama sekali mengetahuinya. Mungkin ini akan membuat stres sebagian orang, kenapa? karena teman saya sendiri pun ketika pertama kali kerja di 'kerjain' sama orang di sana.
Adaptasi di Tempat Baru

Pengalaman Adaptasi Di Tempat Kerja Baru

Teman saya itu baru, dia masuk setelah saya masuk kerja. Jadi, saya sedikit lebih senior. Dan setelah beberapa lama, dia ternyata mengaku kalau disuruh mencari seseorang dan ternyata orang yang pertama kali di tanya adalah orang yang dia cari, jadi dia sempat mencari mutar muter sebelum akhirnya tau kalau orang pertama tadi adalah orangyang ia cari.

Dan ketika aku menemuis si bapak tadi yang ngerjain temanku, dia ternyata bercerita.
'za, kamu kenal si asti?' tanya beliau kepada saya,
'kenal pak, kenapa emang?' jawab saya,
'kemarin habis aku kerjain dia' lanjut si bapak 'masa orang S1 sikapnya kaya gitu' beliau sambil cerita apa yang terjadi.
Yang jadi pertanyaan kenapa temanku yang di kerjain, sementara aku sendiri yang masih tergolong baru tidak di kerjain, jawabanya karena aku lebih cepat bisa beradaptasi.

Cara Adaptasi Di Tempat Baru

Sebenarnya kalau kita mau adaptasi di tempat baru tidaklah sulit, cukup mudah caranya yaitu dengan kita berkenalan dengan satu satu orang saja di perusahaan. Usahakan agar kita akrab, tapi jangan so akrab, semua butuh waktu dan proses tapi kita bisa mempercepatnya. Biasanya orang yang aku kenal pertama kali adalah officeboy, karena mereka lebih merakyat asal kita mau mengahargai bukanya merendahkan. Kalau kita kenalan langsung sama orang yang se-level atau bahakan senior kita, kita akan di cuekin karena memang itulah latihan mentalnya. Tapi itu tidak berpengaruh bagi aku karena aku gunakan teknik pengenalan ke level yang paling rendah dulu.

Seorang officeboy, dia akan tau seluruh informasi dari kantor tersebut bahkan gosip sekalipun. Ambil hati orang tersebut dan kita akan tau semua informasi, biasanya saya akan mencari officeboy yang berjualan. Atau seseorang yang berjualan makanan di sana, dengan kita membelinya, dia akan merasa di hargai, kemudian kita mulai tanya sedikit demi sedikit. Selain officeboy, biasanya saya kenalan juga sama satpamnya. Paling tidak saya akrab sama keduanya, fungsinya apa? untuk teknik menghapal nama.

Karena nama adalah hal yang paling indah di dengarakan bagi seseorang, ia akan merasa dihargai kalau namanya di sebutkan. Kadang begitu kita kenalan, namanya sering lupa. Nah, saya tanya ke officeboy tadi, 'mba, orang yang duduk di sini namanya siapa ya?' dia akan menjawab, supaya tidak lupa lagi, saya catat dah. Hehe, kita sudah mendapat satu impresi yang baik dengan menyebut namanya nanti. Selanjutnya terserah anda.

Jadi bagaimana beradaptasi di lingkungan baru adalah dengan mengenal satu orang saja, jalin hubungan yang baik, dan darinya kita akan mendapat semua informasi yang kita butuhkan. Selamat beradaptasi, semoga lingkungan baru anda menyenangkan.
Selengkapnya → Adaptasi di Tempat Baru
drieant Cerita Anak Kost Updated at: Monday, October 29, 2012

Bisnis Pulsa Untuk Mahasiswa

oleh cerita anak kost on Wednesday, October 24, 2012

Bagi mahasiswa dalam mencari tambahan uang jajan bisa dengan bisnis pulsa, itulah bisnis sederhana yang bisa di lakukan. Mudah murah dan untungnya pasti. Ya memang si mahasiswa di persiapkan untuk bekerja, namun kan tidak harus semuanya bekerja kali, ga ada salahnya kita berlatih untuk menjadi pengusaha dengan belajar berbisnis.

Bisnis Pulsa Untuk Mahasiswa

Jujur waktu saya menjalankannya pun dengan cara tidak sengaja, dan ga ada niat tadinya untuk menjalankanya. Di lingkukan saya pun waktu itu sepertinya belum ada yang berjualan, jadi sebenarnya masih tergolong baru. Trus, temanku yang dulu pernah sama sama di surabaya bercerita tentang bisnis pulsa yang dia jalani. Ehm, lama kelamaan penasaran juga, dan akhirnya cerita anak kost terjun juga di bisnis pulsa ini.

Ada beberapa hal yang saya rangkum dari pengalaman saya dalam berbisnis pulsa, dan semoga ini bisa menjadi manfaat bagi anda:

1. Potensi penghasilan bisnis pulsa

Potensi yang di hasilkan cukup nyata, biasanya untuk harga 10 ribu pulsa yang di jual, dari porvider di jual 9.800an kemudian kita bisa jual 11 ribu. Jadi untuk satu transaksi kurang lebih kita bisa mendapatkan untung seribu, kalau seminggu dapat 20 transaksi berarti kita dapat untung 20ribu rupiah. Memang si tiap transaksi berbeda beda, ada yang untungnya seribu ada yang kurang dan ada yang lebih.

Paling untung kalau mendapat transaksi yang kecil, senilai 10.000 ribuan. Untungnya pasti dan jelas, tapi kalau untuk transaksi yang 100.000 ribuan sangat terasa, karena untungnya ga seberapa tapi deposit kita di bank cepat habis. Makanya kalau transaksinya di atas 50 ribu, harga yang saya berikan biasanya lebih mahal, ya untuk mengimbangi keuntungan (heheheh). Tapi alhamdulilahnya teman saya pun bisa mengerti hal itu.

2. Bisnis Pulsa mengatasi Rasa Malu

Yang paling saya ingat dari pertama kali bisnis pulsa ini adalah rasa malu. Memang mengatasi rasa malu dan gengsi itu tidak mudah, penuh perjuangan terutama bagi para wiraswastawan. Saya yang berusaha menawarkan dari teman akrab saya saja kesulitan, seperti lidah ini terkunci. Padahal sudah ada kesempatan, karena waktu itu kita bertiga dan teman saya yang satunya lagi ternyata lagi kehabisan pulsa dan ngajak keluar untuk membeli pulsa.

Saat itu, saya baru barunya jualan pulsa jadinya masih belum paham dan ngerti. Mau nawarin aja kayanya gengsi banget, masa jualan pulsa? masa ini masa itu dan banyak pertimbangan lain. Dan parahnya, setelah saya berhasil menawarkan kepada teman saya dan ia pun akhirnya membeli, namun pulsa itu ternyata tidak masuk masuk. Waduh, saya belum pandai beralasan nie (hehehe), jadi saya harus bilang apa? akhirnya saya bolak balik tanya kepada teman saya yang juga mensponsori saya di bisnis pulsa ini. Dan alhamdulilahnya, setelah sekian lama, berhasil juga masuk tu pulsa.

Wah ternyata tidak gampang menawarkan suatu produk ke orang lain, itu baru pulsa bagaimana baju atau dagangan yang lain ya? paling tidak saya sudah berusaha. Dan dari satu orang saya berusaha untuk menawarkan ke orang lain, tapi alhamdulilahnya ternyata promosi berantai yang tidak saya duga justru terjadi, teman saya yang saya tawarin juga sebelumnya ikut mempromosikan kepada teman yang lain yang lagi butuh pulsa mendadak.

3. Pilih Provider Pulsa dari orang yang di kenal

Kalau anda memang sudah banyak makan asam garam di pulsa, mungkin anda bisa pilah pilih provider mana yang cocok dan yang paling menguntungkan. Tapi kalau anda masih orang yang baru dalam menawarkan pulsa ini, saya sarankan untuk memilih teman yang memang juga terjun di bisnis pulsa. Memang jenis provider pulsa ada bermacam macam, ada yang sistemnya MLM ada yang penjulan langsung dan sebagainya tapi saran saya minta teman yang anda kenal sebagai seponsornya.

Minta dia yang mengurusnya (menjadi upline atau apapun istilanya), intinya kita berada di bawah ia. Jadinya, kalau ada apa apa kita bisa bertanya kepadanya, sama seperti pengalamannya yang sebelumnya saya ceritankan. Kalau pulsa nya belum masuk masuk, akhirnya kita bisa tanya ke teman kita bagaimana solusinya dan kita akan senantiasa di bimbing.

Namun biasanya nilainya sedikit lebih mahal, tidak masalah yang penting anda bisa tau dulu sistemnya setelah anda tau dan mengerti anda bisa maju sendiri. Pengalaman memang hal yang mahal, jadi kita dapakan dulu pengalaman dari bisnis ini supaya kita bisa berjalan sendiri nantinya.

4. Pisahkan uang dari bisnis pulsa

Hal yang harus di perhatikan dalam berbisnis pulsa adalah masalah uang. Jangan mencampurkan uang hasil dari jualan pulsa ke uang jajan kita, nantinya kita bisa bingung dan tidak bisa mengatur sirkulasinya. Saya sendiri ketika mendapatkan uang hasil dari pulsa, biasanya saya selipkan pada posisi tertentu di dompet dan nama orang yang bayar saya ingat ingat, sewaktu sampai di rumah nantinya saya masukan catatannya ke buku.

Dari sana kita bisa melihat, berapa uang yang kita peroleh dan berapa pulsa yang sudah terjual untuk satu bulan. Jadi kita tau berapa untung yang nantinya kita peroleh dari bisnis pulsa ini.

5. Jangan berharap untung banyak dari bisnis pulsa

Walaupun setiap bisnis itu menghasilkan keuntungan, sebaiknya tidak di patok untuk mencari untung. Carilah pengalaman terlebih dahulu, paling tidak kamu bisa mengatasi rasa malu dan belajar sedikit mengatur keuangan. Pengalaman dari bisnis pulsa ini sangat berhaga loh, kita jadi punya tanggung jawab mengatur keuangan, mengetahui untung rugi dan dimana celahnya, kita dapet pulsa yang lebih murah dan lain sebagainya.

Saya sendiri pun tidak menggutamakan keuntungan, saya catat dan kumpulkan semua uangnya kemudian saya tabung dan saya putar lagi. Jadi tau tau uang saya banyak di tabungan. Namun sayangnya walau saya sudah bisa membedakan keuangan hasil pulsa ini, tetap saja tabungan saya jadi satu. Sebaiknya memang tabungannya ada dua, tabungan untuk uang kiriman dan satu lagi untuk uang hasil bisnis. Tapi kalau kata teman saya yang juga dulu pernah menjalankan pulsa ini, satu bulan dia bisa mendapatkan 400ribu, lumayan kan untuk beli bakso (hehehe)

6. Utamakan service yang memuaskan

Yang membedakan kita dengan yang lainya dari bisnis pula ini adalah servicenya. Jujur ketika saya menjalani bisnis pulsa ini, ternyata di kampus pun ada juga yang telah menjalaninya. Tidak tanggung tanggung, ada dua orang juga yang ikut bisnis pulsa. Ehm, tapi ya sudah, rejeki sudah masing masing jadinya kita tidak bisa memaksanya. Tapi yang membedakan semuanya adalah service, pelayanan pulsa kita.

Saya sendiri kalau ada yang mau beli pulsa, kapanpun itu malam atau siang saya akan kirim pulsanya. Kemudian, untuk pembayarannya, saya tidak pernah menagih langsung. Jadi kapan pun mereka punya uang, mereka akan bayar. Dan ternyata metode itu cukup ampuh juga, memang si awalnya keteteran karena modalnya cukup besar juga tapi dari sini lah gunanya pengalaman. Akhirnya saya bisa membedakan keuangan dan akhirnya untuk menjalankan metode hutang ini saya tidak lagi kesulitan.

Ya itulah sedikit pengalaman cerita anak kost ketika menjalankan bisnis pulsa. Memang penuh suka duka, terutama kalau ada transaksi yang tidak tercatat atau dari provider yang tidak kunjung mengirim pulsa. Tapi ya kembali lagi itu sebagai pengalaman, pengalaman saya mengatasi semua masalah dalam bisnis. Semoga anda pun bisa meniru atau menjalankan bisnis pulsa, karena mudah dijalankan oleh mahasiswa
Selengkapnya → Bisnis Pulsa Untuk Mahasiswa
drieant Cerita Anak Kost Updated at: Wednesday, October 24, 2012

Tips Menghadapi Wawancara Kerja

oleh cerita anak kost on Thursday, September 13, 2012

Ketika wawancara atau interview kerja, semua perlu dipersiapkan agar hasilnya maksimal, sebab biasanya wawancara kerja adalah tahap terahir dari proses penerimaan karyawan. Dalam wawancara kerja, kita akan di hadapi beberapa pertanyaan yang sebagian ada yang sebagai test pribadi diri kita atau memang mereka ingin mengetahui lebih jauh tentang anda. Yang pada tujuan akhirnya adalah anda memang layak sebagai salah satu bagian dari persahaan mereka.

Ada banyak tips wawancara kerja, termasuk pula anda dapat membeli buku panduannya yang tersebar di toko. Namun semua itu terkadang normative, atau lebih ke penyusunan secara global oleh ahli psikolog atau sebangsanya. Yang membedakan dengan tulisan saya, ini semua di ambil dari pengalaman pribadi dan apa yang penulis rasakan. Jadi ada pendekatan personal yang mungkin bisa anda manfaatkan. Apa saja tips menghadapi wawancara kerja menurut cerita anak kost.

1. Wawancara adalah ngobrol

Ada orang yang beranggapan terlalu berlebihan dalam wawancara sehingga ia mempersiapkan segala hal dengan sempurna, sampai sampai ia tidak mau terjadi kesalahan sedikitpun ketika di tanya. Memang bagus hal demikian, namun biasanya hal yang terjadi adalah sebaliknya, kita ingin sempurna malah yang terjadi biasanya kacau. Hal tesebut karena kita sudah stress dari awal ketika mempersiapkan wawancara, wawancara itu sederhana ko, cuma ngobrol aja.

Tips Menghadapi Wawancara Kerja

Dengan kita mengangap ngobrol biasa, kita akan lebih mudah dan lebih tenang dalam menghadapi wawancara, lagipula memang wawancara itu ngobrol kan. Kalau memang di tanya apapun, ya kita jawab, jawab seadanya dengan penuh semangat tanpa mengada-ada. Sebab kita akan ketauan kalau mengada ada, kalau memang tidak tau, ya bilang tidak tau, beres toh. Jadi tidak ada yang perlu di khawatirkan dalam wawanacara, semua itu mudah ko, tinggal di jalani saja.

2. Wawancara sebanding dengan kuantitas

Kualitas kita dalam menampilkan pribadi yang baik, akan terlihat dari seringnya kita mengikuti wawancara. Jadi kalau anda yang baru pertama wawancara kemudian hasilnya kurang memuaskan, ya wajar karena itu baru pertama. Namun dari situ anda bisa belajar banyak hal, bagaimana suasananya, apa saja yang di tanya dan bagaimana sikap anda serta bahasa tubuh anda. Dari pengalaman tersebut, anda bisa memperbaiki cara dan sikap bila suatu saat anda akan menghadapi wawancara kembali.

3. Persiapkan jawaban ketika wawancara

Wawancara memang ngobrol, namun bukan sembarang obrolan, anda pun harus mempersiapkan apa saja yang harus di obrolkan. Topiknya ya yang pasti sudah anda pahami, yaitu tentang diri anda sendiri. Jadi pertanyaan ketika wawancara nantinya berkisar tentang anda pribadi, siapa anda, bagaimana anda, kenapa anda memilih jurusan itu, apa kelebihan dan kekurangan anda. Pertanyaannya akan seputar itu.

Jadi kalau bisa,anda siapkan list jawaban yang akan anda ajukan, tentang siapa anda misalnya. Anda bisa memersiapkan mulai dari pendidikan anda, cotohnya : saya riza, dari jurusan ini, saya anak ke sekian dari sekian bersaudara, saya memiliki kelebihan dalam bidang ini itu sedangkan kelemahan saya adalah ini.

Coba di bayangkan, kira kira si pewawancara akan bertanya tentang apa, kemudian saya akan menjawab apa. Kalau bisa anda ngobrol sendiri, sambil berusaha menjawab, mungkin lebih bagus di depan kaca sehingga anda bisa sambil melihat bahasa tubuh anda. Itu namanya latihan mental, walaupun terlihat sepele, itu penting sekali untuk melatih mental anda supaya nantinya tidak grogi ketika menjawab.

Hal yang perlu di perhatikan pula dalam mempersiapkan jawaban ketika wawancara, jawaban wawancara harus balance, jadi tidak berat sebelah. Kalau anda di tanya tentang sifat anda, anda utarakan kebaikan pula keburukan, namun keburukan yang bernilai positif atau sudah anda perbaiki. Jangan hanya mengatakan kebaikan, itu tidak rasional dan terkesan sombong, lagi pula tidak ada manusia yang baik semuanya, pasti ada titik lemahnya. Jadi persiapkan, sebelum anda di tanya mendetail tentang kekurangan anda. 

4. Jawab pertanyaan seperlunya

Jawaban kita yang akan di nilai dalam wawancara, sehingga kita usahakan menjawab dengan baik tanpa perlu melebih lebihkan. Kalau anda di Tanya pertanyaan yang tidak memerlukan penjelasan, anda tidak perlu membeberkan nya panjang lebar sehingga terkesan lebay.

Kalau ditanya mengapa, anda silahkan menjelaskan apa yang memang jadi pertanyaan. Ingat, jangan terlalu berlebih lebihan pula dalam menjawab, karena hal tersebut bisa menjadi bomerang bagi diri anda yang akhirnya menjatuhkan anda. Berilah jawaban yang kira kira anda kuasai jawabanya dan anda bisa mengendalikan jawabnya, jangan sampai nanti di tanya ke ranah pribadi dan akhirnya anda akan kelabakan dalam menjawabnya.

Anda juga perlu mengetahui pertanyaan mana yang memang di tujukan untuk sebatas ingin tau, atau pertanyaan tersebut adalah pertanyaan menjebak dalam wawancara. Anda perlu tau itu dan teknik dalam menjawabnya.

5. Pergunakan bahasa tubuh yang baik

Bahasa tubuh yang baik akan menentukan kesuksesan dalam wawancara, usahakan sikap duduk anda tegap dan tubuh anda terbuka. Kalau anda menutup tubuh anda dengan kaki yang bersila atau atau dengan tangan, akan menandakan anda orangnya tertutup. Bukalah kaki dan tanggan anda di kedua sisi kursi, jangan menyender atau terlalu maju ke mencondongkan badan kedepan. Ketika si pewawancara bertanya dan anda menjawab, coba tatap mata mereka dan beri jawaban yang lugas dan tegas. Bicaralah antusias dan penuh semangat, hal tersebut menandakan anda memang orang yang energik
Sebenarnya bahasa tubuh tidak perlu di pelajari karena itu akan terpancar dari diri anda.
Namun bagi anda yang memang memiliki sikap dan kebiasaan negative, anda sebaiknya rubah kebiasaan tersebut yang nantinya akan memberikan citra yang positif dan bahasa tubuh yang baik ketika wawanara berlangsung.  Sebab semua itu bisa di nilai dari bahasa tubuh, bahkan anda memberi jawaban bohong pun akan terlihat dari sikap tubuh anda ketika wawancara.

6. Wawancara tergantung jodoh

Satulah lagi yang memang ini perlu di pahami, bahwa hasil wawancara adalah jodoh, jadi cocok cocokan dengan si pewawancara. Maksudnya, bisa jadi anda memang orang yang menyenangkan dan memiliki kemampuan luar biasa, namun kalau si pewawancara yang notabene user (kepala bagian atau yang akan menempatkan anda di bagiannya) tidak cocok dengan anda, ya anda tidak akan diterima. Ada pula yang memang orangnya biasa biasa saja, nilai atau kemampuannya pun biasa namun karena si usernya cocok, ia bisa jadi diterima. Jadi semua itu adalah jodoh, kalau memang anda mendapatkan pewawancara yang tepat anda akan bisa masuk menjadi bagian dari persuahaan mereka. Kalaupun tidak, ya kembali lagi, belum jodohnya kerja di sana.

7. Nikmati perjalanannya

Satu hal yang penting dan perlu di perhatikan dalam tips menghadapi wawancara, semua yang anda pelajari dalam wawancara belum tentu berlaku ketika wawancara di lakukan. Sebab kita tidak akan tau apa yang terjadi di dalam sana. Semua memang perlu di persiapkan dan dipelajari, namun ketika anda di dalam ruangan, anda lah yang mengambil keputusan, anda harus menyesuaikan dengan keadaan. Bisa jadi memang si pewawancara orang yang asik, anda tidak perlu menjawanya terlalu formal, bisa jadi pula ia adalah alumni dari jurusan anda dan ingin tau lebih jauh anda. Jadi jangan terlalu kaku, nikmati perjalanannya.

Kurang lebih itulah beberapa tahapan  yang perlu di perhatikan dalam mempersiapkan wawancara kerja. Memang anda beberapa yang nyeleneh dan ga masuk akal, namun itu nyata dari pengalaman saya dan teman yang pernah saya ajak bercerita.
Selengkapnya → Tips Menghadapi Wawancara Kerja
drieant Cerita Anak Kost Updated at: Thursday, September 13, 2012

Pertanyaan Menjebak dalam Wawancara

oleh cerita anak kost on Friday, September 7, 2012

Ketika wawancara kita selalu di beri pertanyaan yang kadang menjebak kita dalam menjawab, kadang pertanyaan tersebut sepele sebenarnya ketika wawancara, namun kita tidak sadar ada maksud lain dari pertanyaan tersebut. Wawancara biasanya merupakan tahap akhir dari serangkaian test masuk kerja, kalau kita lulus dalam wawancara, maka pekerjaan akan menanti kita. Hal tersebut pula yang sering membuat orang banyak gagal karena grogi atau apalah dalam menghadapi wawancara.

Sebenarnya wawancara adalah hal biasa, dia cuma ngobrol doang, anggap saja seperti itu. Soalnya kalau kita menganggap terlalu berlebihan, kita juga yang stress akhirnya kita ga maksimal dalam menjawab pertanyaan si pe-wawancara. Nyantai aja, sambil di pelajari namun jangan terlalu di ambil hati, nanti bisa pusing sendiri. Salah satu hal yang harus di pelajari, adalah bagaimana menghindari atau menjawab pertanyaan menjebak dalam wawancara, apasaja pertanyaan tersebut?

Pertanyan Menjebak dalam Wawancara

1. Pertannyaan Membandingkan

Pertanyaan membandingkan disini adalah salah satu dari pertanyaan menjebak dalam wawancara, namun kadang kita tidak menyadarinya. Misalnya gini, kita di Tanya :
Pelajarang apa yang paling kamu sukai sewaktu SMA/Kuliah.
Pertanyaan simple kan? Lalu dimana menjebaknya? Ayo kita amati lagi. Biasanya kalau di tanya seperti itu, kita akan menjawab (misalnya) pelajaran yang saya sukai adalah biologi. Berarti anda menyukai biologi, itu logis dan sah. Namun di mata psikologi, kalau anda menyukai sesuatu berarti anda juga akan tidak menyukai sesuatu. Jadi nanti anda juga akan memiliki pelajaran yang kurang anda sukai. Disinilah jebakannya, berarti anda di nilai sebagai orang yang pilah pilih dalam sesuatu, hal tersebut yang kurang baik dalam pekerjaan. Jadi kalau anda menyukai suatu hal, maka ia akan di kerjakan dengan rapih dan baik, satu sisi kalau tidak suka hasilnya pun akan jelek.

Walaupun pada dasarnya memang manusia seperti itu, namun kita harus pintar pintar dalam berdiplomasi ketika wawancara, jadi jawaban yang tepat seperti apa? Saya di ajarkan menjawabnya dengan :
Saya suka semua pelajaran, memang ada nilai yang lebih baik dari pada yang lain.
Bagaimana dengan jawabannya? Terkesan netral kan? Tidak berat sebelah atau mengunggulkan yang lain. Dan ini adalah salah satu jenis pertanyaan yang menjebak, sebenarnya bayak lagi pertanyaan selain pelajaran. Seperti teman yang kamu sukai, makanan, olahraga atau apapun. Namun point pentingnya seperti yang saya jelaskan sebelumnya.

2. Pertanyaan Masa Lalu

Hati hati dengan pertanyaan masalalu, ini sering menjebak dalam sebuah wawancara. Biasanya mungkin ia bertanya,
Kenapa kamu pindah dari perusahaan yang lalu
Nah kalau kita menjawab, karena gajihnya kecil, karena ada masalah, karena bosnya ga adil atau sebagainya justru si pe wawancara akan melihat sisi negativ kita. Kalau alasanya gajihnya kecil, berarti anda boleh di bilang ‘kerja demi gajih’ andaipun anda di terima di perusahaan saat ini, satu saat ada perusahaan lain yang gajihnya lebih besar, anda bisa pindah, kan logikanya begitu. Begitu pula dengan menjawab ada masalah di perusahaan yang lama, anda akan ditanya terus tentang masalah itu dan di cari sumber masalah, bisa jadi anda memang orang yang tidak betah-an di tempat kerja.

Jujur pertanyaan tentang kerja ini yang banyak menjatuhkan, kita harus pintar pintar menjawab dengan melihat dari sisi positif dan logis. Misalnya kita ingin peningkatan pengalaman, kesempatan yang besar atau hal-hal lain yang positif yang bisa di ambil dari perusahaan yang kita lamar, bukan memburuk kan perusaan yang lalu. Kalau anda punya alasan logis, seperti kuliah lagi atau kontrak habis, itu sangat membantu dalam menjawab pertanyaan ini. Sebab, jujur pertanyaan ini yang paling sulit karena bisa di nilai dari beberapa sisi.

3. Pertanyaan Tentang Pemimpin

Pertanyaan pemimpin juga bisa menjadikan jebakan ketika wawancara. Misalnya,
Anda lebih suka pemimpin yang seperti apa?
Ini seperti pertanyaan pilihan, kalau anda menjawab satu pilihan tertentu, anda akan di nilai dari sisi sebaliknya. Misalnya anda memjawab dengan, saya suka pemimpin yang tegas. Berarti itu menandakan bahwa anda malas sehingga butuh ketegasan dari pimpinan, namun bisa jadi juga itu menunjukan minat anda dan karakter anda yang tegas. Namun satu sisi lagi, tidak semua pimpinan yang ada diperusahaan tersebut tegas, kalau tidak ada yang tegas, anda sendiri yang akan bermasalah. Jadi jawaban yang paling logis adalah.
Saya suka pemimpin yang adil, yang member hukuman kalua sallah dan member penghargaan kalau kita benar.
Intinya adalah meminta pimpinan yang adil, sebab adil itu adalah suatu sikap yang bisa di miliki semua orang, dan jawaban tersebut tidak condong kemanampun. Itulah yang baiknya.

Kurang lebih, itu beberapa pertanyaan menjebak ketika wawancara berlangsung. Kalau di Tanya sumbernya, saya tidak bisa menjawabanya karena semua itu saya ambil dari pengalaman saya mengikuti pelatihan, sharing dengang teman yang kerja, membaca buku dan dari pengalaman saya sendiri ketika berkali kali mengikuti wawancara.

Ingat, wawancara adalah ilmu social bukan ilmu pasti, jadi apa yang saya utarakan di sini pun belum tentu sama hasilnya dengan apa yang anda temui dan bisa jadi tanggapan yang anda hadapi pun berbeda. Jadi anda sendiri yang harus bisa menyesuaikan dengan kondisi, jadi ini bukan patokan mutlak. Dari beberapa pertanyaan pewawancara memang ada di antaranya menjebak, di sisi lain ada yang ia memang ingin mengetahui kita lebih jauh. Jadi jangan membatasi diri kita sendiri, jadilah diri sendiri dan pahami serta cerna sebelum menjawab petanyaan.
Selengkapnya → Pertanyaan Menjebak dalam Wawancara
drieant Cerita Anak Kost Updated at: Friday, September 07, 2012

Tips Mengerjakan Psikotest

oleh cerita anak kost on Thursday, July 5, 2012

Tips mengerjakan psikotest ini membahas bagaimana mengerjakan psikotest dan merupakan kelanjutan dari artikel sebelumnya tips menghadapi psikotest yang lebih membahas tentang persiapan sebelum psikotest. Sedangkan pada artikel ini, lebih ke bagaimana mengerjakanya supaya dapat hasil yang maksimal dalam mengerjakan psikotest.

Seperti kita tahu, bahwa psikotest masih menjadi momok karena banyak yang tidak lolos ketika diadakan test ini. Ada yang mengira bahwa psikotest ini berkaitan dengan like and dislike terhadap orang tertentu atau adanya titipan dari atasan. Namun pada dasarnya psikotest di buat dengan kemudahan dalam pengerjaan, semua soal telah di sesuaikan dengan bidang dan kriteria penilaiannya. Tinggal bagaimana mengerjakannya saja, mari kita simak ulasannya.
Tips Mengerjakan Psikotest, strategi psikotest, mengerjakan psikotest, rahasia psikotest, trik psikotest, tips psikotest

1. Pahami Aturan Mainnya

Penting dalam psikotest adalah memahami instruksi dalam pengerjaan, termasuk pula bagaimana menjawabnya. Fatal kalau sampai anda melupakan ini, misalnya ada psikotest yang memang menjawabnya hanya dengan mengaris miring saja, sedangkan kalau garis miring dua kali (silang, seperti huruf x) berarti itu salah. Jadi kalau anda tidak memperhatikan ini dan kemudian menjawab dengan tanda silang semua, anda bisa bayangkan apa yang terjadi pada anda. So perhatikan baik baik cara menjawabnya.


Tips Mengerjakan Psikotest, strategi psikotest, mengerjakan psikotest, rahasia psikotest, trik psikotest, tips psikotest
Lalu untuk setiap soal pun memiliki karakteristik pengerjaan yang berbeda, so pahami itu. Terutama bagi anda yang baru pertama kali mengikuti psikotest, pahami benar benar cara memahami soalnya, kalaupun anda tidak paham, tanyakan saja daripada anda salah. Lalu waktu juga perlu di tanya, kadang ada yang membatasi setiap soal, kadang pula ada yang membatasi waktu untuk seluruh soal. Maksudnya kita di beri paket soal dan harus di kerjakan dalam dua jam, so jangan sampe terlena apalagi terlewatkan.

2. Kerjakan Dari yang Termudah

Hal yang paling penting dari psikotest kita di tuntut untuk mengerjakan secepat cepatnya dan juga tepat. Jadi faktor waktu akan sangat penting, kadang kita tidak di beri batas waktu tertentu namun cuma di beri kode bahwa waktu pengerjaan sudah selesai, biasanya sekitar 2-5 menit, so kita ga punya waktu untuk mikir terlalu lama. Kalau anda kira itu susah, tinggalkan saja, coba soal yang lain yang lebih mudah, klo belum bisa juga, lewati dan ganti yang lain. Jangan sampai terfokus hanya pada satu soal saja, akan memakan banyak waktu nantinya dan yang paling parah lagi, bisa membuat anda stres karena terus memikirkan soal yang tadi.

Hal yang sering terjadi mengenai masalah waktu adalah ketika mengahadapi psikotest yang berhubungan dengan hitungan, sejenis matematika dasar. Memang soalnya si mudah, cuma pembagian dan perkalian kadang pula penjumlahan, namun dari soal yang mudah itu sering membuat kita penasaran, soalnya ko jawabanya tidak ada atau tidak ketemu. Hati hati dengan hal ini, lebih baik, kerjakan yang lain saat anda tidak menemukan jawabanya, begitu pula dengan soal logika lainya. Kerjakan yang paling mudah dulu saja.

3. Jangan di Dipikir

Tips selanjutnya dari bagaimana mengerjakan psikotes adalah jangan di pikir. Soal psikotest itu di buat mudah ko, so jangan terlalu lama di pikir sampai sampai kita kehabisan waktu. Sekali baca, yakin jawabanya yang mana, ya ud, pilih aja yang itu. Dan jangan kembali lagi memikirkan hal itu kalau memang anda tidak punya banyak waktu. Kerjakan yang lainya, cari soal lainnya, yang sudah ya sudah, ga usah di pikir.

Tips ini penting ketika anda menghadapi psikotest untuk menilai kepribadian, biasanya ada 200an soal yang di bolak balik. Saya ga tau apa namanya itu, soalnya saya bukan orang psikologi, saya cuma penguna aja yang mau berbagi. Jadi kalau ada soal soal yang berhubungan dengan penilaian karakter, jangan sampe di pikir, soalnya kalau namanya karakter ko di pikir itu bukan karakter namanya, itu konspirasi. Namanya karakter itu ada dalam diri anda, so anda sudah bisa menebaknya tanpa harus memikirkannya, jadi ketika membaca soal dan melihat jawabanya sudah tebak saja mana yang kira kira paling mendekati, dan ga usah di pikri lagi. Semakin anda pikir malah hasilnya tidak sesuai dengan kepribadian anda sesungguhnya, ga usah memikirkan ini baik atau buruk, yang jelas kerajakan saja, toh penilaian karakter adalah keseluruah, bukan dari satu jawaban saja. Dan jangan kowatir dengan hasil akhirnya.

4. Jangan Terpengaruh Kawan

Dalam psikotest jangan berusaha mencontek atau melihat hasil teman, soalnya teman itu sendiri belum tentu benar. Setau saya dalam psikotest itu akan menilai karakter kita sesuai dengan yang di cari perusahaan, nah karakter kita kan belum tentu sama dengan teman sebelah. Bisa saja kita berbeda namun justru perusahaan sendang mencari karakter yang seperti kita, so percayalah pada diri sendiri.

Test yang berhubungan dengan terpengaruhnya kawan adalah kreaplin atau paulin, tau jenis psikotes ini? itu loh yang menjumlahkan angka yang lebar kertasnya menyerupai kertas koran. Kalau kita sedang mengerjakan ini, wah capenya bukan main, stres juga iya, apalagi kalau teman di sebelah kita mengerjakannya lebih banyak dari punya kita. Tapi kembali lagi ke prinsipnya, jangan terpengaruh terhadap orang lain, soalnya belum tentu mereka juga benar semua. Dan psikotest ini kan menilai ketahanan, jadi perbandingannya bukan seberapa banyak kita menjawab, tapi seberapa konstan kita dalam menjawab. So jangan terpengaruh kawan.

5. Tidak Semua Orang Punya Kemampuan Sama

Kadang kala ada orang yang unggul dalam sisi bahasa, kadang pula ada yang unggul dalam sisi spasial dan setiap orang tidak sama. Maka dari itulah di perlukannya psikotest, untuk mengukur kecenderugan kita ke arah mana. So kalau ada teman kita yang mahir atau banyak menjawab dalam soal tertentu sementara kita tidak, biarkan saja, toh sisi lain kita juga akan lebih baik. Karena setiap orang tidak sama.

6. Memanfaatkan Pengalaman

Pengalaman adalah guru yang terbaik, seperti itu kata pepatah. Ada benarnya juga untuk psikotest, misalnya anda pernah mengerjakan soal yang sama, biasanya istruksinya pun sama dan polanya pun sama, jadi anda sudah selangkah lebih maju, tidak perlu terlalu pusing lagi dengan soal itu, karena sudah pernah. Begitu pula dengan pengalaman, kita akan tau strategi dan persiapan apa yang harus di lakukan untuk menghadapi psikotest. Saya menulis ini pun karena pengalaman menghadapi beberapa psikotest, jadi saya tau bagaimana rasanya dan sayat membaginya untuk anda.

Contoh pengalaman yang kita gunakan dalam psikotest adalah seperti soal hapalan. misalnya kita di suruh menghapal beberapa nama seperti berikut.
Tips Mengerjakan Psikotest, strategi psikotest, mengerjakan psikotest, rahasia psikotest, trik psikotest, tips psikotest
Kalau kita punya pengalaman, kita ga akan menghapal semuanya, sebab yang di tanya hanya huruf depanya saja. So hapalkan hurup depannya saja daripada harus mengahapal semua nama di atas, itu lah gunanya pengalaman. Semakin sering anda mengikuti psikotest, maka akan semain paham soal nya sperti apa polanya, insyaaloh akan semakin besar kesempatan anda lolos di dalamnya.

7. Teliti

Teliti adalah faktor penting dalam mengerjakan psikotest. Karena psikotest di hubungkan dengan waktu, jadi kita harus pula mengerjakan cepat, maka kalau kita cepat dan tidak teliti, kita akan terkecoh dan hasilnya bisa tidak memuasakan.

Menghubungkan dengan point pertama, dimana dalam mengerjakan psikotest harus mendahulukan yang mudah maka faktor ketelitian amat penting. Misalnya, anda mengerjakan soal nomer satu, kemudian nomer dua sulit dan anda melangkah ke nomer 3 dan empat serta selanjutnya. bayangkan kalau anda tidak teliti dalam menjawab, anda mengisi urut dari satu, dua, tiga dan seterusnya padahal nomer dua tadi anda lewati. Kebayang kan betapa fatalnya apa yang anda kerjakan, kalaupun anda menyadari itu, anda pun akan kehabisan waktu karena harus menghapusnya dan mengulangi nya lagi dari awal. So telitilah dalam mengerjakan dan juga menjawab psikotest
Selengkapnya → Tips Mengerjakan Psikotest
drieant Cerita Anak Kost Updated at: Thursday, July 05, 2012

Pilih Kerja atau Kuliah

oleh cerita anak kost on Friday, June 15, 2012

Pilih kerja atau kuliah, kuliah atau pilih kerja ya? mungkin pertanyaan itu terbesit oleh sebagian orang, apalagi bagi mereka yang baru-baru ini menyelesaikan belajarnya se-tingkat SMA. Milih kerja atau kuliah enaknya? ehm, pertanyaan yang gampang-gampang sulit untuk di jawab karena memang tidak ada panduan dan pedomannya, semua tergantung pada diri anda sendiri. Banyak fakor memang yang menentukan pilihan kuliah atau keja, faktor keuangan, keluarga, lingkungan, kebutuhan dan lain sebagainya. Semua saling terkait dan membentuk pilihan kerja atau kuliah.

Kalau urusan keuangan, ini memang yang mejadi penutup kemungkinan kita untuk kuliah. Seolah tidak ada jalan lagi untuk meneruskan ke perguruan tinggi, namun tidak sepenuhnya pendapat bahwa tidak ada uang tidak bisa kuliah. Masih ada jalan untuk kuliah seperti mencari beasiswa, mencari orang tua asuh atau kita bisa bekerja sambil kuliah, asalkan niat kita untuk belajar memang kuat, pasti ada jalan untuk meraihnya. Seberapa kuat keinginan kita untuk kuliah itu di pengaruhi oleh motifasi, keluarga dan tujuan akhir dari perkuliahan, oke lah mari kita bahas apa si untungnya kuliah itu?

Pilih Kerja atau Kuliah, kuliah atau kerja, mending kerja atau kuliah, bingung nentuin pilihan kuliah atau kerja, nyari kerja atau kuliah, mau kemana setelah lulus sma

Pertama, kuliah itu mempermudah kita dalam mencari pekerjaan dan itu memang ada benarnya. Kalau kita melamar pekerjaan di tinggkat SMA, kita akan bersaing dengan banyak orang, beda dengan kita melamar pekerjaan pada tinggkat pendidikan tinggi, persaingannya lebih kecil, lebih spesifik jurusan tertentu. Kemudian dari struktur gaji, gaji untuk yang mengenyam pendidikan tinggi jauh lebih besar daripada yang tingkatan SMA. Kemudian dari segi karir pula, pekerjaan dan jabatan tertentu akan terbuka lebar bagi mereka yang punya gelar di perguruan tinggi. Itu dari segi harta, lalu keuntungan lain dari orang yang kuliah adalah pola pikirnya terbentuk, jadi ia lebih bisa menyelesaikan masalah dengan cara sistematis karena dalam perkuliahan memang di ajarkan dan didiki seperti itu.

Kemudian dari cara bergaul, orang yang pernah berada di pendidikan tinggi punya pergaulan dan pengalamna yang luas, bayangkan saja, dalam satu jurusan di kampus biasanya terdiri dari beberapa orang suku dan daerah, kita bisa belajar dan memahami karakter orang dari daerah lain dengan bergaul. Mungkin saja sesuatu hal di daerah kita biasa, di daerah lain menjadi tidak boleh atau bisa jadi mengherankan. Bandingkan dengan tingkat SMA yang hanya sebatas teman satu kompleks, satu daerah atau hanya satu kawasan saja. Di lain pihak, jadi anak kuliahan punya kesempatan besar untuk jalan jalan, keluar kota ke daerah lain sampe keluar negri gratis, dan itu semua mungkin terjadi. Namun yang paling fundamental dari kita memilih kuliah itu adalah kita bisa mencapai cita-cita kita, menjadi apapun yang kita inginkan, doketer, insinyur, pengacra dan lain sebagainya.

Ok, sekarang kita juga melihat realitanya kalau keputusannya harus kerja. Apa si enaknya mengambil pilihan kerja setelah SMA? tidak lain dan tidak bukan adalah uang, 'orang kuliah ujung-ujungnya juga nyari uang, jadi mendingan nyari uang dari sekarang', mungkin ada yang berpendapat sperti itu. Belum lagi pengaruh dari lingkungan apabila kalian hidup di lingkungan yang tidak banyak orang yang berkuliah, lingkungan pekerja misalnya, mungkin bila di kasih pilihan kuliah atau kerja, mending milih bekerja, habis teman temannya juga kerja. Tidak sepenuhnya salah, memang yang namanya uang itu mengasiknya, kita bisa membeli apapun yang kita mau. Dengan uang juga, kita tidak lagi mengandalkan kiriman orang tua, justru kita bisa membantu orang tua. Dengan uang, kita pun bisa membahagiakan adik, teman dan lain sebagainya.

Jadi memang enak punya uang itu, namun hal yang pelu di perhatikan pula, bahwa nilai uang bisa berkurang, sekarang mungkin uang itu cukup untuk memenuhi kebutuhan bahkan bisa di bilang lebih, untuk kondisi saat ini dimana anda masih bujang atau perawan. Namun suatu saat nanti, kalian kan perlu berkeluarga, memiliki suami atau istri dan akhirnya punya anak, apakah dengan uang segitu masih cukup? ehm, sebaiknya itu perlu di pertimbangkan. Apalagi dengan keadaan kalian yang cuma lulusan SMA pada saat bekerja, bisa jadi posisi atau jabatan kalian di tempat kerja tidak selamanya bisa bertahan lama, paling tidak akan sulit naik tinggkat. Kalau kata orang bilang, mentok di posisi ini.

Belum lagi mereka telah bekerja setelah mapan dan nyaman di kerjaanya (terlepas dari berapapun yang ia dapatkan) apalagi yang akan dia lakukan? biasanya si terus kawin. Habis mau ngapain lagi? ud kerja, ud punya uang. Ya dari pada ngangur, mending kan kawin, punya kegiatan (heheh, kegiatan apa ya? heheh). Bener ga seperti itu? soalnya penelitian yang aku amati (gaya bahasanya ya, pake istilah penenlitian, padahal cuma mengamati orang sekitar aja, heheheh), memang seperti itu, orang yang sudah bekerja (walaupun dia hanya dari SMA) ga lama setelah kerja, ya mereka kawin. Emang si anda enaknya, seperti apa enaknya kawin ya saya ga di bahas disini lah, mungkin bisa baca sendiri di malam pertama di kost, mungkin seperti itu rasanya hehehe.

Jadi pilih mana, kerja atau kuliah? itu ada di tanggan anda. Semua punya nilai baik dan buruknya, namun yang paling penting adalah anda harus bisa melaluinya dengan sabar, jangan menjadikannya beban, nikmati saat ini, bahagia saat ini lalu silahkan ambil keputusan yang tepat antara kuliah atau kerja. Kalau kuliah tentu akan memakan biaya namun di sisi lain tentu suatu saat nanti akan memiliki taraf hidup yang lebih baik. Sedangkan kerja, memang saat itupula uang akan di peroleh namun apakah cukup untuk lima atau sepuluh tahun ke depan? di sisi lain, tidak sepenuhnya benar kalau kuliah itu menghabiskan biaya, kita bisa ko membagun usaha sejak mahasiswa dimana kita bisa menambah uang jajan dan bulanan kita, di sisi lain banyak pula yang akhirnya terjun jadi pengusaha sejak mahasiswa. Mungkin untuk yang memilih bekerja, ada baiknya juga mempersiapkan pedidikan untuk menujang pekerjaanya dan bisa menaikan taraf hidup nantinya, bisa ambil kuliah malam atau bisa mengambil program extensi. Memang si rejeki di tanggan tuhan, tapi paling tidak kita pula kan yang merencanakan dan memperbaiki kualitas diri kita sendiri, jangan hanya mengandalkan doa saja.

Mungkin bagi teman taman yang lain mau sharea apa untungnya kuliah atau kerja, boleh, agar teman teman pembaca bisa tau dan mantap mengambil keputusan pilih kerja atau kuliah.
Selengkapnya → Pilih Kerja atau Kuliah
drieant Cerita Anak Kost Updated at: Friday, June 15, 2012

Tips Menghadapi Psikotest

oleh cerita anak kost on Saturday, June 9, 2012

Tips menghadapi psikotest ini saya dedikasikan bagi teman teman yang kesulitan dalam mengerjakan psikotest. Seperti kita tahu, bahwa psikotest memang menjadi dilema bukan karena mengerjakan psikotes yang sulit, namun karena hasil psikotest yang memang tidak jelas. Ada yang bilang bahwa soal psikotest memang sulit, psikotest cuma asal asalan, psikotest cuma untuk mengeliminasi orang yang tidak di sukai dan berbagai romor mengenai tes pesikologi ini. Saya pun pernah mengalami hal serupa dimana setiap mengerjakan psikotest, hasilnya tidak lolos, sungguh menyakitkan.

Namun selelah saya pelajari dan lakukan penelitian (mengunakan bahasa yang lebih ilmiah dikit, hehehe) ternyata psikotest bukan perkara yang sulit. Buktinya dari beberapa pengalaman mengikuti psikotest yang saya lakukan, hampir semuanya lolos. Ternyata mengerjakan psikotest tidak sulit kalau kita mengerti teknik dan persiapannya. Dari beberapa orang yang aku amati, ternyata mereka yang sering lolos psikotest bukan orang yang pintar. Melainkan orang yang 'slengean' (apa ya slengean itu? kaya orang yang tidak pedulian lah), cuek dan biasa aja. Justru orang yang memiliki kelebihan akademis (pintar) terkadang sering tidak lolos psikotest.

Saya memang bukan ahli dalam psikologi, karena bukan orang psycologi, saya orang teknik. Namun cerita anak kost menilai bahwa-orang orang yang slengean tersebut memiliki pola pikir sederhana, tidak ribet dan apa adanya. Ketika kita memiliki polapikir akademis (maksudnya mengandalkan logika dan akal kita terlalu dalam) ketika mengerjakan psikotest, maka kita hanya terfokus pada satu hal dan kadang berujung ke tidak tenangan dalam menjawab, karena ragu dalam memilih jawaban dan mengambil keputusan atau sebagainya. Padahal dalam menghadapi psikotes itu sangat di butuhkan ketenangan, kecermatan dan ketepatan waktu, ketika kita tidak memiliki salah satunya maka kita tidak bisa mengerjakan soal psikotest seperti yang di harapkan.

tips menghadapi psikotest, tips persiapan psikotest, tips mengerjakan psikotest, tips sukses psikotest, tips menyelesaikan psikotest

Oleh karena itu, bagi oran orang yang 'pinter' (dalam akademik) jadilah orang yang cuek, santai dan slengean supaya kita bisa mendapatkan 'jiwa'nya dalam menghadapi psikotest.

1. Tenang

Ketika akan menghadapi psikotest, anda harus tenang. Kalau anda gugup, bingung dan terlalu overacting dalam mempersiapkan psikotest, justru hasilnya akan tidak maksimal. Misalnya, anda belum pernah menghadapi psikotest sebelumnya sehingga anda membeli banyak buku dan kemudian memperlajarinya, padahal besok anda harus mengikuti psikotest. Akhinya anda memaksakan diri untuk belajar dan hal tersebut akan memicu kegelisahan karena akan banyak yang belum anda pelajari.

Kemudian ketenangan juga termasuk di dalamnya adalah harapan. Ketika anda terlelu berhadap agar bisa lolos psikotest, bisa mendapatkan perkerjaaan, anda justru akan merasa terbebani oleh harapan tersebut dan akan mebuat anda terlalu berhati-hati. Ingat orang slengean seperti yang saya bilang tadi? mereka tidak pernah terlalu berharap, mereka ejoy aja dalam menghadapi psikotest makanya mereka sering lulus. Mereka tidak peduli apa yang terjadi nanti (mereka selalu berusaha bahagia saat ini), yang bisa di kerjakan ya di kerjakan. Soal hasil, itu urusan belakanggan. Ada baiknya kita meniru sikap seperti itu, soalnya siapa si yang mau gagal, setiap orang ingin berhasil termasuk orang yang slengean tadi, makanya kita hadapi semampu kita dan dengan sikap yang tenang.

2. Isi Perut

Ini jangan di lupakan, temanku pernah bilang psikotest itu intinya cuma dua, istirahat yang cukup dan makan yang cukup pula. Istirahat di sini maksudnya ya hampir sama dengan ketenangan yang telah di bahas di atas, dengan tenang kita akan memiliki waktu beristirahat yang cukup dan tidak terlalu terbebani.

Sedangkan urusan perut, ini penting karena psikotes menguras energi. Otak kita di paksa bekerja keras, kalau asupan kurang, maka kerja otak juga tidak optimal.

Memang si terlihat sederhana ketika mengerjakan psikotest, namun di sanalah di tuntut kosentrasi karenanya kita butuh asupan energi. Sarapan sebelum berangkat, usahakan perut tidak dalam keadaan kosong. Dan penting juga agar menjaga menu makan malam sebelum psikotest, jangan sampe kita test besok tapi malamnya kita kebanyakan makan sambal, akhirnya kita bisa mengerjakan psikotest di Wc dah, walau wc sumber ide, tapi kita kan ga boleh ngerjain di sana. Heheh, jadi persiapkan juga kesehatan perut kita.

3. Persiapan Peralatan

Peralatan dalam psikotest juga perlu di persiapkan, biasanya adalah pulpen, penghapus, pinsil (2B ataupun HB) dan kemudian rautan (untuk menajamkan pinsil). Pastikan sudah masuk di tas dan dalam keadaan aman, tidak tertindih sehingga pas besok pagi kita gunakan, ternyata patah pinsilnya. Hati-hati, kekurangan hal ini bisa membuat kita gugup dan akhirnya kita kehilangan ketenangan. So pastikan semua peralatan sudah masuk di tas, berkas berkas kalau perlu dipersiapkan juga.

4. Cari Tempat yang Nyaman

Wah ini sudah mulai membahas dihari H, kalau point sebelumnya lebih membahas persipaan sebelum psikotest, maka point ini adalah saat ketika akan menghadapi psikotest. Apa si tujuan tempat yang nyaman? ehm, tujuannya anda dapat mengerjakan soal psikotest tanpa ada gangguan.


tips menghadapi psikotest, tips persiapan psikotest, tips mengerjakan psikotest, tips sukses psikotest, tips menyelesaikan psikotest

Hati-hati, tempat yang nyaman bukan berarti dekat dengan teman-teman loh ya, bisa jadi teman teman justru sumber musibah dalam mengerjakan soal. Bisa jadi ia menanyakan sesuatu ketika ujian tengah berlangsung, meminta jawaban kepada anda atau bisa jadi anda sendiri yang justru menggangu teman anda.

Teman juga sumber stres, misalnya ketika mengerjakan kreaplin atau paulin (menjumlahkan angaka yang lebar kertasya seperti kertas koran) ternyata teman anda lebih cepat, anda bisa menjadi grogi dan akhirnya menyebabkan tidak tenangan dalam mengerjakan. Lebih enak memilih tempat bebas dari gangauan, bisa di depan, pojok atau manapun anda merasa nyaman. Pastikan pula anda bisa mendengar instruksi apa yang diberikan oleh si penyelengara psikotest, jangan sampai anda salah mengerjakan, tentu itu akan berakibat fatal.

5. Berdoa

Berdoa adalah hal yang penting karena menyangkut kekuatan X, kekuatan yang tidak kita tau. Bisa jadi anda salah mengerjakan tapi ternyata betul jawaban anda. Atau bisa jadi anda mantap mengerjakan, namun karena anda tidak berdoa akhirnya urutannya keliru dan akhirnya anda tidak lulus. Semua mungkin kalau sudah ada faktor X, makanya pentingnya berdoa agar kita di beri kemudahan dan tentunya ke mujuran (lucky).

Kurang lebih hal di atas yang perlu di lakukan dalam mempersiapkan psikotest, lalu bagaimana tips dalam mengerjakan psikotest? saya sudah bahas di artikel lain. Dalam tips mengerjakan psikotest akan lebih membahas bagaimana cara menjawab soal psikotest dan tentunya tips dan trik di dalamnya.

Karena semua ini base on my experiece, jadi harap maklum karena saya membutuhkan waktu untuk menuangkan semua yang ada di otak menjadi tulisan, so jangan lupa untuk mem-boookmark ini karena mungkin anda lupa dimana anda telah membaca, atau anda bisa mengunakan print PDF di bawah ini untuk menyimpan artikel ini. Di samping itu lain waktu saya akan memberikan soal soal-psikotes beserta jawabanya yang pernah saya ingat, semoga bisa membantu kalian dalam mengerjakan psikotest.
Selengkapnya → Tips Menghadapi Psikotest
drieant Cerita Anak Kost Updated at: Saturday, June 09, 2012

Teknik Menghapal Nama

oleh cerita anak kost on Tuesday, May 15, 2012

Menghapal Nama sangat diperlukan karena nama adalah nyanyian paling merdu di telinga, begitulah ungkapan yang di utarakan Dale Carnigen. Tidak terlalu berlebihan memang, setiap orang akan senang di pangil namanya. Karena nama menunjukan identitas yang unik yang hanya di tunjukan kepada pemiliknya. Dan setiap orang ingin dihargai, dengan cara menyebutkan namanya.

Dilain pihak, nama adalah hal yang sering di lupa. Begitu seringnnya kita melupakan nama seseorang yang baru kita kenal, tapi kita tidak pernah lupa akan nama kita sendiri, benar tidak? Itulah menunjukan bahwa manusia itu mahluk yang egois, yang lapar akan penghargaan terutama untuk dirinya sendiri. Kemudian bagaimana menghapal sebuah nama supaya kita bisa mengahargai mereka?

1. Berkenalan

Teknik pertama dan utama yaitu berkenalan, darimana kita tau nama seseoarang kalau kita tidak berkenalan? berkenalan bisa langsung atau kita bisa mengetahuinya dari orang. Dan cara kedua khusus untuk orang orang yang kita hormati seperti dosen atau atasan kita. Ga lucu dong kalalu kita menemui dosen dan kemudian kita bilang 'permisi pak, saya mau kenalan, nama bapak siapa?'

Kalau orang baru, biasanya kita memang mengajaknya berkenalan. Setelah kita menyebutkan nama kita kemudian kita disebukan namanya. Apa yang selanjutnya terjadi, setelah beberapa lama kita lupa. Biasanya kita bilang 'maaf mas siapa ya tadi?' dan itu wajar, memang kita sering lupa apalagi yang tidak berhubungan dengan kita.

2. Judge a book by its cover

Pernah ada yang bilang Don't judge a book by its cover, (jangan menilai seseorang dari penampilannya saja). Benar memang, tapi teknik ini jangan digunakan ketika berkenalan. Justru kita harus men'judge' dia dari penampilan ketika kita berkenalan.

Misalnya kita berkenalan degan seseorang bernama ade, dia terlihat gendut dan agak putih lucu (misalnya loh ya), dan rasa rasanya kaya pernah terlihat di TV sebagai pelawak, oh ya, ade namnung. Lalu kita bayangkan teman yang baru kenalan tadi, dengan cirikhas gendut dan item seperti ada namnung. Suatu saat kita melihat ia kembali, kita bisa 'memiripkannya' sehingga kita bisa mengingat kembali namanya dan itu akan membantu kita dalam mengahapal. Kita juga bisa mencari nama lain dari teman teman kita yang mirip dengannya. 
Teknik Menghapal Nama

Intinya cari sesuatu yang bisa menjadi patokan, kita bisa melihat cara berjalanya kemudian kita teringat 'chali caplin', atau kita bisa melihat rupanya yang ganteng sperti 'ariel paterpan'. cari sesuatu 'bentuk/ cirikhas' yang namanya mendekati orang yang kita kenal, dan kita jadikan itu sebagai patokan.

3. Kenalkan kepada orang lain

Ini teknik sederhana yang luar biasa. Teknik ini dari teman saya, memang dia mengatakannya secara tidak senganja, tapi memang logis. Ceritanya begini, kita sama sama baru bertemu di perkuliahan, tentunya tidak semua orang kita kenal toh. Setelah ia berkenalan dengan seseorang, kemudian saya datang. Lalu ia bilang 'za, kenalin ni temanku'

Teknik Menghapal Nama

Aku menyebutkan 'riza' dan dia membalas dengan meyebutkan namaya 'aduy'. Dan temanku tertawa, 'nah  kan aku jadi ingat namamu aduy, padahal tadi aku lupa' dan kami pun tertawa. Memang sederhana, kita mengenalkan dia ke orang lain, dia akan meyebutkan namanya dari situ kita berusaha mengingat namanya kembali.

4. Sering meyebut nama orangnya

Ini teknik selanjutnya, ketika bekenalan usahakan kita selalu menyebutkan namanya. Misalnya namanya 'ata', setelah kita berkenalan tentunya kita ngobrol hal lain toh. Kita akan bicara empat tinggal, kerjaan dan lain sebagainya. Gunakan namanya setiap saat, jangan menugnakan kata ganti kamu! misalnya, 'ata tinggal dimana', 'ata kerja atau kuliah ni', 'ata sendiri ato sama teman di sini'

Memang bisa kita ganti dengan 'kamu kerja dimana?' dengan menyebutkan kata ganti maka kita akan mudah melupakan namanya. Kalau kita gunakan namanya terus menerus, kita akan ingat dan terekam dalam memori.

5. Catat namanya

Ini yang paling penting dalam menghafal nama, di catat namanya. Tapi jangan didepan orangnya, setelah dia pergi atau ketika kita sendiri berusahalah untuk mengingatnya dan mencatatkan namanya plus cirikhasnya yang saya sebutkan di no 3. Ini akan membatu sekali kalau kita adaptasi di lingkungan baru.

Dengan mencatatnya, suatu saat kita lupa kita buka. Lalu ketika kita perlu untuk meyebut namanya kita sudah inget kembali. Kadang adakalanya kita lupa siapa namanya, tapi biasanya kita kenal satu orang yang ada di sana (di tempat kerja miasalnya). Saya justu akan bertanya kepada orang tersebut (yang saya kenal), 'mas, orang yang pake baju item itu namanya siapa ya?' setelah di sebutkan, langsung saya kemeja saya dan mencatat namaya supaya tidak lupa.
Selengkapnya → Teknik Menghapal Nama
drieant Cerita Anak Kost Updated at: Tuesday, May 15, 2012